Kenaikan Properti Berlipat-Lipat Tidak Akan Terjadi Lagi

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Selama kurun 2010-2013 kita sempat merasakan kenaikan nilai properti hingga berlipat-lipat khususnya di proyek-proyek real estate di wilayah Serpong, Tangerang (Banten). Saat itu properti dibeli bukan hanya oleh konsumen tapi juga broker hingga marketing in house pengembang karena cepatnya transaksi jual-beli dengan harga yang terus meningkat pesat.

Kawasan Paramount Land | Dok. Majalah HousingEstate

Kawasan Paramount Land | Dok. Majalah HousingEstate

Kenaikan yang cepat ini akhirnya terkoreksi sendiri oleh pasar maupun situasi perekonomian yang menurun sejak 2014 hingga kini. Saat ini iklim industri properti disebut masih dalam situasi pelemahan. Pasar yang terkoreksi ini juga telah membuat konsumen lebih paham dan realistis dengan produk properti yang ditawarkan.

Menurut Franciscus Lugito, CEO Aldebaran Group, pengembang TIS Square Jakarta dan Roseville SOHO and Suite di kota baru BSD City (6.000 ha) Serpong, kenaikan harga properti gila-gilaan yang terjadi di Serpong itu akan sulit terjadi kembali, bahkan tidak akan pernah terjadi lagi situasi seperti itu.

“Dulu itu bisa naik gila-gilaan karena ada banyak anomali dan gorengan. Pasar terus digelontor dengan produk yang disebut bakal naik tinggi tapi kondisi riilnya tidak seperti itu. Situasi seperti itu nggak bakal terjadi lagi, kenaikan pasar sekarang akan sesuai dengan kondisi pasarnya dan itu bisa diprediksi,” katanya kepada housing-estate.com di sela-sela acara serah terima unit Roseville SOHO and Suite, akhir pekan lalu.

Wilayah Serpong sendiri, jelas Franciscus, tetap memiliki potensi pasar untuk dikembangkan produk properti. Terlebih kawasannya juga disebut yang paling matang secara infrastruktur, fasilitas, maupun kelengkapan lainnya dengan eskalasi potensi pengembangan yang akan terus membesar.

“Yang dulu naik gila-gilaan itu akan terkoreksi sendiri. Sekarang kalau mau mengembangkan produk itu konsepnya harus jelas dan memang dibutuhkan terlepas itu yang beli end user atau investor. Serpong ini masih sangat potensial dari sisi kebutuhan huniannya, makanya kami fokus menyasar segmen medium sesuai kebutuhannya. Terbukti proyek bisa diserap pasar dengan baik. Ke depan masih akan ada proyek yang akan kami garap di Serpong,” ungkapnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me