Chrishandono H: Mengontrol Proyek Dua Kali Sehari

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Tidak banyak project manager perusahaan pengembang yang mengontrol pengembangan proyeknya seintensif R. Chrishandono R (48), Manager Realty PT Timah Properti, pengembang perumahan Familia Urban (176 ha) di Jl. Mandor Demong, Mustikasari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi (Jawa Barat). Ia melakukannya dua kali sehari, pagi dan sore.

R.-Chrishandono-H_headerSelain untuk memastikan pengembangan sesuai spek dan desain, juga agar pembangunan rumahnya cepat selesai. Untuk rumah satu lantai, serah terimanya dijanjikan 14 bulan sejak uang muka lunas, sedangkan rumah dua lantai 18 bulan. Bila menemukan pembangunan rumah tidak sesuai spek, sarjana arsitektur dari Universitas Pancasila (Jakarta) ini langsung meminta kontraktornya segera memperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, ayah lima anak ini akan melakukan pembongkaran langsung. ”Saya pernah sekali melakukan pembongkaran karena bagian pojok dinding rumahnya tidak presisi. Mungkin kontraktornya terbiasa melakukannya di proyek perumahan lain. Tapi, saya akui kalau harus sesuai dengan gambar 100 persen tidak bisa,” jelasnya. Timah Properti sedang merampungkan pembangunan klaster Gayatri (104 unit) yang dilansir April lalu. Seluruh rumahnya mulai tipe 36/72 seharga Rp390 jutaan/unit sudah terjual. November–Desember ini diharapkan sudah bisa diserah-terimakan secara bertahap atau jauh lebih cepat dari jadwal yang dijanjikan.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me