Gampang-Gampang Susah lho Jual Rumah, Pahami Kiatnya!

Big Banner
Foto: Rumah123/Getty

 

Mau jual rumah atau apartemen? Yaaa… gampang-gampang susah sih. Makanya kalau kamu bermaksud menjual rumah atau apartemen, kudu tau dulu kiatnya. Mendapatkan pembeli rumah atau apartemen tuh kayak mencari jodoh. Kadang udah dikejar-kejar gak dapat, eh lagi gak dikejar tau-tau datang sendiri.

Berikut ini beberapa hal mendasar yang kamu sebaiknya paham saat menjual rumah atau apartemen:

Yakin Ingin Menjual Propertimu?

Properti itu aset yang nilainya terus meningkat. Jadi, kalau kamu ingin menjual propertimu, pastikan kamu udah mempertimbangkan dengan matang memang akan menjualnya. Pertimbangan mencakup potensi kenaikan nilai pada masa depan, harga saat ini, dan kalau kamu sangat butuh dana cash, apakah menjual propertimu merupakan satu-satunya jalan yang bisa membantu? Kenapa bukan menjual aset yang lainnya aja?

Baca juga: Kenapa Harus Jual Rumahmu Kalau Bisa Refinancing?

Survei Harga

Langkah ini akan memantapkan niatmu untuk menjual properti. Survei akan bikin kamu tahu prospek kenaikan harga properti di kawasan propertimu berada pada masa datang. Survei harga bisa kamu lakukan dengan bertanya kepada agen properti setempat. Kamu perlu juga mengecek harga properti sejenis pada proyek-proyek baru yang sedang dibangun di kawasan itu.

Menetapkan Harga

Pastikan harga properti yang kamu akan jual itu sesuai harga pasar. Tentukan tingkat harga terbaik penjualan propertimu. Kalau kamu kesulitan menentukan harga, boleh meminta appraisal company atau perusahaan penilai untuk menaksir berapa kira-kira harga propertimu. Kalau kamu ingin cepat laku, ya jangan pasang harga lebih tinggi daripada harga pasar.

Baca juga: Jangan Bikin Kesalahan Ini Saat Mau Jual Rumah Ya

Mau Jual Sendiri atau Lewat Agen Properti? 

Kalau kamu ingin menjualnya sendiri, kamu dapat menentukan cara terbaik untuk memasarkan propertimu itu, kepada siapa kamu ingin menjualnya, dan memutuskan berapa harga jualnya. Kamu mungkin cuma butuh jasa notaris untuk mengurus dokumen-dokumen penjualan.

Sedangkan kalau kamu pake agen properti, ada komisi yang harus kamu bayarkan kepadanya sebagai uang jasa pemasaran dan penjualan. Tapi, keuntungannya, kamu gak perlu repot mengurus ini-itu. Seorang agen properti yang andal paham proses penjualan rumah atau apartemenmu.

Baca juga: Digital Marketing Efektif Banget Buat Jualan Properti di Zaman Now

Pasang Iklan

Kalau kamu menjualnya sendiri, supaya cepat laku ya kamu harus pasanglah iklan. Bisa iklan di koran, majalah, internet (media sosial dan situs properti semisal rumah123.com), dan lain sebagainya. Pastikan iklan tersebut kamu pasang di media yang paling sesuai dengan target market properti kamu. Jangan lupa memasang plang “Dijual” di depan propertimu untuk meyakinkan calon pembeli bahwa propertimu itu benar-benar akan dijual.

Seleksi Penawaran Harga Terbaik dari Calon Pembeli

Kumpulkan seluruh penawaran yang masuk dan negosiasikan harga terbaik yang diberikan calon pembeli. Setelah menemukan tawaran yang paling cocok, segera atur perjanjian-perjanjian yang dibutuhkan, yakni perjanjian penjualan yang harus ditandatangani baik oleh kamu selaku penjual dan juga oleh si pembeli. Jangan lupa juga untuk menentukan tanggal pembayaran dan tanggal serah-terima kunci.

*

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me