Rotan Lokal, Kelas Global

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Hingga saat ini rotan masih menjadi salah satu bahan khas pembuatan furnitur di Indonesia. Rotan alami fleksibel diterapkan untuk berbagai gaya furniture, mulai dari industrial, tropis, shabby-chic, sampai klasik dan modern. Baru-baru ini beberapa gerai furnitur ternama menghadirkan koleksi terbaru perabot dari rotan alami.

Vivere misalnya, melansir Aida Rattan, merek perabot rotan asal Cirebon, Jawa Barat, yang diproduksi secara manual. “Perabot rotan sangat mencerminkan Indonesia dan selalu punya cerita di kalangan penggemarnya di dunia,” kata Dwi Wuri Handriayani, Marketing Manager Vivere di Jakarta.

Lebih dari 50 item produk dilansir dalam bentuk kursi dengan atau tanpa lengan, bar stool, kursi santai, meja tamu, dan coffee table, dengan bahan utama rotan alami dipadu dengan logam dan tali.

Sementara desainer lokal Abie Abdillah menghadirkan “Lukis Chair” yang masuk dalam salah satu koleksi furnitur Cappellini asal Italia. Lukis Chair yang bisa didapat di gerai Ambiente di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, mencerminkan tingginya kualitas rotan Indonesia sehingga produk disejajarkan dengan karya-karya legendaris tingkat dunia.

Vivere-Aida Rattan

Cielo Arm

Gaya modern klasiknya sedap dipandang. Kesan gagah muncul berkat material rotan jenis Manau berdiameter besar dan cat hitam legam di sekujur rangka kursi. Sandaran dan dudukannya dari busa empuk berselimut kain linen abu-abu, membuat kursi ergonomis diduduki. Cocok untuk ruang makan atau teras rumah. Ukuran 658 x 580 x 806 mm (lebar x panjang x tinggi). Rp4,2 juta

cielo arm

Naru Arm

Paduan rotan dan baja membuat kursi tampil langsing namun tetap kuat. Nuansa kalem muncul lewat kain busa dudukannya yang berwarna biru muda. Versinya ada yang berlengan dan tanpa lengan. Dimensi 565 x 565 x 529 x 980 mm. Rp3,8 juta

naru arm

Matala Swivel

Ini karya mendiang desainer lokal ternama Irvan Noe’man. Terinsipirasi dari konsep kantor kekinian yang mengedepankan konsep rileks dan nge-pop, kursi terlihat menyenangkan. Sandaran punggungnya dari rotan asli tanpa cat yang disusun vertikal dengan kaki-kaki baja sebagai penopang dudukan. Bukan hanya mampu meningkatkan gairah bekerja, Matala juga cocok dijadikan kursi malas di rumah. Ukuran 560 x 810 x 870 mm. Rp4,5 juta

matala swivel

Leyye Chair

Dimensinya sengaja dibuat lebih lapang, 1000 x 750 x 820 mm, sehingga Anda bisa duduk dengan berbagai gaya termasuk bersila atau semi selonjor. Warna asli rotan dibiarkan natural. Aksen oranye pada list dudukan menambah kesan ceria pada kursi. Rp5,3 juta

rotan lokal global

Viary Daybed

Kursi dirancang ergonomis mengikuti lekuk tubuh orang saat tidur sehingga nyaman untuk tulang belakang. Rotan jenis Manau berdiameter besar diplot untuk material dipan. Sementara rangka dipan mengandalkan rotan jenis Batang berdiameter lebih kecil dan lebih lentur. Ukuran 2000 x 800 x 600 mm. Rp7,5 juta

viary daybed

 

Sola Coffee Table

Desainnya sederhana tapi sangat berkelas. Meja dirancang seksama dengan sentuhan akhir memikat, bersih dan mulus. Warna pastel abu-abu membuatnya tampak teduh. Rp6,5 juta

sola cofee table

Ambiente-Capellini

Lukis Chair

Desain kursi dikategorikan klasik kontemporer. Artinya, kursi Lukis dapat menyatu dengan nuansa interior klasik hingga sangat modern. Cocok digunakan di ruang dalam tempat tinggal atau ruang komersial. Sekujur kursi disaput warna rotan alami kecuali kakinya. Harga belum disebutkan.

lukis chair

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me