Eklektik Dinamik

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – South Hills, apartemen satu menara setinggi 42 lantai di lahan 1,1 hektar garapan KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti  ini tengah memasuki fase pemasaran unit-unit di lantai teratas yang disebut unit high level. Sejak dipasarkan awal 2016, sebanyak 350 unit atau 70 persen dari total 600 unit yang dipasarkan telah laku. Kini sisa 30 persen ditawarkan berupa unit-unit di lantai 33 sampai 42. Apartemen yang berlokasi persis bersebelahan dengan apartemen Ambassade di Jl Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan ini, telah melakukan pemancangan tiang pertama (ground breaking) pada pertengahan 2016 lalu dan dijadwalkan rampung akhir Maret 2019.

Lokasi : Unit contoh apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan  Luas    : 123 m2, 3 BR  Desainer interior : Genius Loci (Jakarta)

Lokasi : Unit contoh apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan
Luas    : 123 m2, 3 BR
Desainer interior : Genius Loci (Jakarta)

“Di kuartal kedua 2019 akan mulai hand over (serah terima),” ujar Nicholas Tan, Komite Manajemen KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti. Dari total lahan, hanya 30 persen yang dibangun, sisanya 70 persen untuk penghijauan berupa lansekap dan fasilitas outdoor penunjang apartemen seperti playground, kolam renang, lapangan olah raga, dan lain-lain.“Jakarta itu kan agak keras. Gedung-gedung kurang taman dan lansekap. Makanya kita sengaja hanya 30 persen untuk gedung, sisanya biar jadi lansekap. Jadi, penghuni bisa menikmati hijau di tengah kota,” jelas Nicholas yang tergabung dalam Centrury Properties Group Indonesia yang sebelumnya mengembangkan sejumlah properti mewah di kawasan bisnis segitiga emas Jakarta seperti Pacific Place, JW Marriot Hotel, Ritz Carlton dan Sahid Sudirman Center.

Menyasar pasar eksekutif muda dan ekspatriat, South Hills menawarkan tipe satu kamar (bed room/BR), 2BR hingga 3BR dengan luas 68 m2 sampai 143 m2. Semua tipe memiliki private lift yang langsung menuju ke dalam unit dan dilengkapi pintu servis yang mengakses langsung ke dapur  juga berguna untuk emergency exit atau jalur evakuasi. South Hills dijual semi furnished dilengkapi sistem pendingin ruangan yang rendah energi, kaca dengan lapisan Low-E yang mampu menepis sinar ultraviolet dan dirancang dengan langit-langit ruangan yang tinggi. Harga apartemen dilepas mulai dari Rp3,2 miliar/unit atau Rp39-49 juta per meter persegi. Khusus untuk high zone harganya di atas Rp40 juta/m2.

“Profil pembelinya fifty-fifty antara end user dan investor,” ujar Nicholas. Pasar sewa di sekitar kawasan saat ini untuk  tipe 2BR tarifnya USD1.800-2.500 atau sekitar Rp24–32 jutaan/bulan. Nicholas memprediksi tarifnya akan berkembang pada dua tahun mendatang saat South Hill telah selesai dibangun. Sebagai gambaran, berikut tatanan interior unit contoh tipe tiga kamar tidur seluas 123 m2 yang dirancang oleh desainer Alex Bayu dari Genius Loci.

Hangat dan Familier

Unit apartemen yang dilengkapi private lift ini menyajikan ruang foyer persis di depan lift sebelum menjumpai ruang keluarga setelah pintu masuk. Kunci penciptaan ruang keluarga yang impresif menurut Alex Bayusaputro, sang desainer interior dari Genius Loci adalah ketika mampu memasukkan pemandangan di luar ke dalam interior. Di sini, ruang keluarga yang menyambung dengan ruang makan bersisian dengan jendela besar dari kaca transparan. Untuk menepis sinar matahari di siang hari dan kebutuhan privasi di malam hari,  jendela diberi lapisan  vitrase putih yang masih bisa menembuskan pemandangan luar dan tirai tebal berwarna ungu lembut. Ruang diisi perabot sofa panjang dua dudukan dan sebuah kursi berlengan serta meja bundar di bagian tengah. Pemilihan warna netral putih dan krem juga cokelat menghadirkan suasana yang hangat dan akrab. Permainan motif serupa tenun tradisional pada kain pelapis sofa dan sarung bantal kursi beraneka warna menambah kesan yang familier. Di depan sofa didudukkan pesawat tv di atas kabinet kayu dengan latar belakang panel dinding krem bergaris geometris.

hangat dan familier

Eklektik Modern

Ruang makan ini paling kuat menghadirkan kesan eklektik dengan paduan berbagai macam gaya yang kuat. Pemilihan meja bundar yang lebih sedikit memakan tempat dipilih dari bahan kayu berwarna cokelat muda. Sebagai kombinasinya, ditempatkan model kursi berlengan dengan sudut-sudut persegi yang tegas pada empat sisi. Material kayu pembentuk kursi berwarna cokelat tua tampak klasik berpadu kontras dengan kain pelapis dudukan dan sandaran berwarna abu-abu muda yang dihiasi motif acak berkesan modern. Tiga lukisan kontemporer yang simpel dirangkai pada dinding belakang ruang makan menyajikan sapuan warna lembut pink-ungu senada dengan tirai dan kain pelapis kursi. Lampu gantung bergaya modern dengan bola-bola bohlam seperti rangkaian atom menghias sisi plafon di atas ruang makan.

elektik modern

Dapur

Dapur menempati bagian tengah dari unit apartemen yang dapat menghubungkan berbagai kegiatan di dalam rumah. Alex menyepakati, dapur di era digital tak hanya tempat memasak, melainkan bisa untuk tempat menonton, bekerja dan belajar anak-anak.  Dapur ini dirancang dengan rumus segitiga yang umum yakni,  interaksi antara area kompor, tempat mencuci piring (sink) dan penyimpanan berupa kulkas yang efisien serta dilengkapi pintu servis menuju ke luar unit sebagai jalur evakuasi. Panel high gloss berwarna cokelat dengan urat-urat kayu vertikal dihadirkan dominan menutup kabinet dapur atas dan bawah. Meja atas dapur dipilih berwarna putih polos dan juga mengilap untuk mengimbanginya.

 elektik dinamik dapur

Sentuhan Klasik Antik

Kamar-kamar tidur ditempatkan di bagian belakang dengan koridor terpisah dari ruang yang bersifat publik sehingga lebih privat. Alex menekankan kontrol pencahayaan pada ruang untuk beristirahat ini dengan penciptaan suasana yang membuat rileks. Dua kamar tidur terdepan ditujukan masing-masing untuk anak laki-laki dan perempuan. Dekorasi diciptakan hampir seragam pada kedua kamar dengan pemakaian motif garis segitiga pada kain penutup ranjang dan sarung bantal. Pembedanya, warna biru dipilih untuk mengangkat kesan maskulin dan pink-oranye untuk sentuhan feminin. Furnitur dari bahan kayu berwarna cokelat tua menampilkan model klasik antik seperti terlihat pada nakas. Aksesoris  lampu meja diatasnya juga mengangkat tema logam antik berwarna keemasan.

sentuhan klasik antik

Simetris Monokrom

Kamar tidur utama terletak di ujung koridor dengan kamar mandi terintegrasi didalamnya. Paduan warna monokrom dari putih, krem dan cokelat susu menghadirkan suasana ruang yang cerah dan tampak luas. Ranjang berbalut kain pelapis berwarna cokelat susu pada keseluruhan bagian dari kaki hingga kepala diletakkan di tengah ruang. Jendela kaca lebar berada di sisi ranjang untuk memasukkan pencahayaan alami secara leluasa. Di kiri dan kanan ranjang secara simetris ditempatkan nakas dan lampu meja sejenis. Di atas kepala ranjang, dipasang cermin dekoratif berbentuk lingkaran dengan detil kuat menarik perhatian. Lemari pakaian ditanam di sudut ruang  dengan lapisan panel kayu yang seragam dengan tampilan kabinet dapur.

simetris monokrom

 

Pernik Interior

pernik interior

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com