Hadirkan Suasana Resort dengan Gaya Tropis yang Eksotis

Big Banner

Konsep desain rumah tropis sebenarnya kental dengan nuansa natural dan menyatu dengan alam. Ekologi alam tropis itu diwujudkan dalam konsep lingkungan dengan desain rumah yang memberikan banyak ruang terbuka dan banyak tanaman hijau, yang diletakkan di luar atau di dalam ruangan.

Tema ini diulas dengan lengkap dalam Majalah Properti Indonesia/MPI edisi Juni 2018. Dijelaskan, sebagian orang mengidentikkan resort dengan hunian yang berada di alam terbuka luas. Entah itu alam bernuansa laut atau pegunungan. Bangunannya besar, luas, dan cederung terbuka. Jalalannya dipenuhi pepohonan dan taman asri. Sejauh mata memandang tak ada yang menghalang selain pesona alam itu sendiri.

Kini, resort tak hanya bisa dinikmati saat liburan, tapi bisa diaplikasikan dalam interior hunian. Ada banyak cara menerapkan gaya interior resort, tak terkecuali menggabungkan nuansa resort dengan suasana tropis yang kini tengah menjadi tren. Sebab perpaduan gaya ini memberikan tampilan yang asri dengan memanfaatkan warna dan bahan berbau unsur alam.

Keuntungan dari rumah yang bergaya tropis adalah fleksibelitas gaya yang dipakai untuk segala ruangan. Penggunaan warna-warna alam biasanya juga kerap dilakukan. Corak warna yang biasa digunakan adalah biru atau kombinasi warna biru-hijau gelap, dan hijau. Adapun untuk aksesori bergaya tropis, yang sering digunakan adalah bunga anggrek dan kembang sepatu, juga tirai yang berwarna cerah.

Karakteristik utama dari gaya resort bernuansa tropis adalah rumah ini dibangun di atas tiang-tiang kayu dan membentuk semacam kolong di bawah rumah. Struktur ini dibuat karena biasanya rumah tropis dibangun di dekat pantai atau sungai yang rawan meluap di musim hujan atau saat terjadi pasang naik.

Selain itu, karena konsep bernuansa tropis ini memaksimalkan cahaya matahari sebagai penerangan, salah satu caranya adalah tidak semua bangunan dibuat menempel ke dinding batas samping, sehingga tersisa cukup lahan untuk memasukkan cahaya pada hunian.

Untuk mencegah curahan sinar dan air hujan, dan sinar matahari, diberi teritisan yang cukup lebar. Keberadaan teritisan ini sendiri membantu udara yang masuk ke dalam mengalami proses “pendinginan” sehingga terasa lebih sejuk. Pada bagian depan, teritisan ini sekaligus berfungsi sebagai “atap” teras yang juga berfungsi serupa dengan teritisan tadi, sebagai area “pelindung” udara.

Sementara untuk interior, layout open space adalah ciri utama dari gaya resort tropis. Konsep open space atau banyak bukaan ruang memang merupakan salah satu esensi penting dalam desain rumah bergaya resort tropis. Tujuannya adalah untuk mengatur sirkulasi udara sehingga kelembaban udara di dalam rumah dapat terjaga pada musim apapun.

Selain itu, layout berkonsep open space atau dibuat tanpa sekat membuat hunian jauh dari kesan sempit dan sumpek. Seperti yang terlihat di foto, ruang keluarga, ruang makan dan dapur berada dalam satu frame, dan rapi. Jendela dan pintu dengan bukaan lebar membantu sirkulasi udara dan pancaran cahaya matahari.

Untuk memaksimalkan pergerakan udara di dalam hunian, langitnya juga dibuat cukup tinggi. Hal ini sekaligus membuat dimensi ruang terasa lebih luas. Tak heran, meski ruang berfungsi banyak, namun ruangan ini tidak terkesan sesak.

Tak lupa, adanya kolam atau gemericik air merupakan center point resort yaitu dari letak kolam di pertengahan rumah. Anda dapat menggali konsep open plane multifungsi di bagian ini. Bahkan secara psikologis suara gemericik air mampu menghilangkan rasa jenuh dan penat setelah bekerja seharian di kantor. Selain kolam, hunian bergaya tropis identik dengan taman atau tanaman yang berada di dalam atau di luar ruangan. Kehadiran ruang terbuka hijau tersebut memberikan kesan sejuk dan natual.

Untuk kamar tidur bernuansa tropis, nuansa yang ditampilkan adalah nyaman dan natural. Hal tersebut dapat diterapkan melalui jendela atau pintu dengan bukaan besar yang mengarah ke ruang terbuka hijuau. Selain itu, pilihlah warna-warna alam, sperti putih, krem, biru muda, biru lembut, dan hijau dan dipadukan dengan warna cerah, seperti oranye sehingga menjadi lebih segar.

Untuk mendukung gaya tropis, material- material yang menonjolkan kesan natural dapat Anda aplikasikan dalam ruangan dengan desain interior bergaya tropis. Batu alam pada sebagian dinding, penggunaan material kayu pada sebagain elemen interior akan membantu memberi kesan natural.

Bahan bambu atau rotan juga dapat Anda jadikan alternatif dalam desain interior bergaya tropis. Selian memberi kesan natural kedua bahan tersebut akan memberi suasana hangat dan teduh. Variasi berbagai macam furniture berbahan bambu dan rotanpun kini semakin beragam.

Hal itu mempermudah Anda memilih furniture yang sesuai dengan kebutuhan. Serta, tak lupa ditanamkannya parquet dengan warna senada dengan warna furnitur tadi, sehingga tercipta kesan hangat di kamar tidur tersebut.

Tidak hanya terbatas pada penggunaan elemen kayu, dalam hunian tropis Anda juga bisa menggunakan elemen batu alam, seperti batu kali yang sudah dibentuk. Jika rumah Anda berada di area hook, teras rumah bisa menampilkan dekorasi bantal kursi yang memiliki aksen bunga dan beberapa tanaman gantung. MPI RAG
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me