Ishak Chandra Pamit dari Sinar Mas Land, Bangun Perusahaan Sendiri

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land (SML) Ishak Chandra yang sangat populer di kalangan media massa, berpamitan dari salah satu grup usaha properti raksasa itu. Pria  yang telah berkecimpung di industri properti sejak 20-an tahun lalu ini menyatakan keputusannya mundur dari SML merupakan pilihan hidup yang paling berat, namun tetap harus dilakukan untuk mencapai mimpi-mimpinya yang lebih besar lagi.

sosok chandra ishak

“Saya di SML sejak 1 Agustus 2010. Persis 1 Agustus besok saya genap delapan tahun di Sinar Mas Land dan kemudian mengundurkan diri dari perusahaan ini. Saya sangat enjoy di SML dan (mundur) ini jadi keputusan terberat saya. Tapi, saya harus memilih sehingga memutuskan keluar,” ujarnya kepada kalangan media saat nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2018 antara Perancis dan Kroasia di BSD City, Serpong, Tangerang Selatan (Banten), Minggu (15/7/2018).

Ishak menyebut, dirinya memiliki mimpi yang juga ingin dicapai, salah satunya memiliki perusahaan developer sendiri. Untuk menuju itu, sementara ini ia bergabung dengan grup bisnis Triniti Property Group milik Bong Chandra yang kebetulan proyeknya banyak di Serpong, kawasan yang selama ini sudah sangat dikenalnya.

Beberapa koleganya di SML menyebut, Ishak merupakan pekerja keras yang bertangan dingin. Ia merupakan salah satu pejabat yang membidani lahirnya bidang corporate communication (corcom) di SML. Dari tadinya hanya berdua, saat ini pekerja Corcom SML sudah mencapai ratusan orang. Ishak juga merupakan orang di belakang beberapa program strategi penjualan SML saat  bisnis properti seperti sekian tahun terakhir.

Program seperti Price Amnesty (Oktober-Desember 2016), Price Lock (Oktober-Desember 2017), dan terakhir Easy Deal (Mei-Juli 2018) lahir dari buah pikiran Ishak. Dengan program-program itu SML masih membukukan kenaikan penjualan untuk seluruh produk propertinya di seluruh Indonesia sekitar 13 persen atau senilai Rp7,23 triliun tahun lalu. Sebanyak 60-70 persen pencapaiannya diraih dari proyek township BSD City (6.000 ha).

“Jadi besok saya akan berkiprah di Triniti Group. Saat ini Triniti merupakan pengembang dengan proyek apartemen terbanyak di wilayah Serpong, mencapai 10-11 tower. Sekali lagi saya harus memilih, karena saya pada saatnya juga pengen mengelola perusahaan sendiri. Yang pasti untuk kalangan media kita masih akan sering ketemu karena industri yang saya kelola masih sama. Terima kasih dan saya mohon dukungannya,” urai Ishak.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me