Strategi Timah Properti Siasati Situasi Sulit

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Bisnis properti yang melemah sejak tahun 2014 membuat penjualan produk properti dari hampir semua pengembang mengalami perlambatan. Secara umum situasinya saat ini hanya mencoba bertahan dan sangat selektif untuk meluncurkan produk baru, atau lebih berkonsentrasi menjual stok yang ada.

rumah familia urban

Salah satu anak usaha BUMN PT Timah (Persero) Tbk, PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), masuk ke bisnis properti saat situasi pasar mengalami pelemahan tersebut. Karena itu menurut Direktur Timah Properti Eko Budisantoso, pihaknya menjalankan bisnis properti tidak agresif tapi mengikuti ritme pasar.

“Kami masuk bisnis properti baru sekitar dua tahun dengan harapan situasinya akan terus membaik, tapi ternyata tidak sesuai dengan harapan. Makanya strategi yang kita jalankan, bergerak slow mengikuti ritme pasar dengan menawarkan produk yang dibutuhkan,” katanya kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Saat ini Timah Properti tengah menggarap proyek kota baru Familia Urban (176 ha) di Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, selain beberapa land bank lainnya yang tidak terlalu besar di Jakarta, Bandung, Depok, dan Pangkal Pinang (Bangka Belitung). Tahap pertama Familia Urban mengembangkan tiga klaster seluas 15 ha dan telah memulai serah terima unit sejak proyek  dipasarkan April tahun lalu.

Hingga saat ini Familia Urban sudah berhasil menjual 212 unit rumah seharga mulai Rp400 jutaan/unit. Menyusul dalam waktu dekat dipasarkan fasilitas komersial berupa ruko seharga mulai Rp1,3 miliar/unit sebanyak 18 unit. Ke depan Familia Urban akan dikembangkan apartemen, mall, perkantoran, rumah sakit, dan lain-lain sehingga kawasan akan semakin melengkapi Kota Bekasi .

“Jadi seperti itu strateginya. Kita pelan saja tapi tetap terus bergerak karena kebutuhan hunian kita sangat tinggi. Kita juga akan kembangkan lagi klaster baru seluas tiga hektar untuk memasarkan rumah seharga Rp400 jutaan dengan ukuran diperkecil (downsizing) karena pengembangan yang sekarang rumah Rp400 jutaan sudah sold out. Kita juga menyediakan rumah yang lebih premium yang dibutuhkan pasar karena rumah dua lantai kami juga cukup diminati,” jelasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com