“Marketing Online” Belum Bisa Jadi Andalan Jualan Properti

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Perkembangan teknologi digital yang didukung akses internet telah membuat perubahan di segala bidang. Terkait pemasaran produk properti misalnya, kini bermunculan banyak portal pemasaran secara daring atau dalam jaringan (online) yang bisa diakses melalui smartphone dan gadget lainnya tanpa langsung mendatangi lokasi.

Perumahan Menengah Metland Cibitung

Perumahan Menengah Metland Cibitung

Calon konsumen juga bisa berkomunikasi dengan tenaga marketing hingga melakukan booking untuk produk properti yang diminati. Melalui teknolgi virtual reality (VR), calon konsumen juga bisa melihat unit contoh secara online.  Hanya saja, menurut M Nawawi, Associate Director Paramount Land, pengembang kota baru Paramount Serpong di kawasan Gading Serpong, Tangerang (Banten), pemasaran online tetap belum bisa menjadi andalan  penjualan properti.

“Teknologi digital baru sebatas memudahkan calon konsumen mendapatkan informasi awal. Properti itu berbeda dengaan produk fashion, orang sepertinya tetap harus melihat langsung produknya kendati seluruh informasinya bisa didapatkan di internet, termasuk melihat unit contoh secara digital melalui teknologi virtual reality (VR),” katanya kepada housing-estate.com di Serpong, Selasa (31/7/2018).

Paramount sendiri telah mengembangkan teknologi 3D Virtual Property untuk memudahkan konsumen melihat show unit sebuah rumah melalui laptop atau handphone dengan perangkat virtual yang dimilikinya. Dengan alat itu seluruh show unit Paramount Land bisa dilihat 360 derajat dari sudut manapun secara real time sehingga memberikan gambaran yang nyata dan akurat.

Paramount juga memiliki layanan SuperPro untuk konsumen melakukan booking  pembelian produk secara online. Nawawi mengakui, penjualan dari sistem online terus meningkat hingga mencapai delapan persen dari total seluruh penjualan yang bisa diraih perusahaannya. Ini juga menjadi salah satu strategi Paramount merespon perkembangan teknologi dan mencoba meraih manfaat dari perkembangan itu.

“Tapi, secara umum teknologi digital belum bisa jadi andalan untuk penjualan yang sifatnya jangka panjang. Konsumen mencari informasi secara online, tapi untuk merealisasikan pembelian masih kesulitan melacaknya, karena bisa juga oleh tenaga marketing diklaim penjualan offline terkait komisi yang akan didapatnya. Adanya 3D Virtual Property juga belum bisa mengangkat penjualan. Teknologi ini baru sebatas membuat marketing kita lebih pede menawarkan produk. Jadi sebelum melihat langsung ke lokasi, bisa browsing dulu secara virtual. Kan lebih keren,” jelas Nawawi.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me