Penyaluran KPR CIMB Niaga Tumbuh Lebih Tinggi Dibanding Bank Lain

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Sepanjang semester pertama 2018 Bank CIMB Niaga mencatat pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) komersial 9 persen disbanding semexzster pertama 2017, di atas pertumbuhan KPR/KPA perbankan yang hanya enam persenan.

kpr syariah cimb niaga

“Memang, pertumbuhan KPR perbankan mencapai 13 persen, tapi itu dengan memasukkan juga pertumbuhan penyaluran KPR FLPP (bersubsidi) yang memang tinggi. Kalau pertumbuhan KPR komersial saja, hanya enam persenan,” kata Heintje Mogi, Mortgage Product & Business Development Head CIMB Niaga, kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

CIMB Niaga bisa mencatat pertumbuhan penyaluran KPR/KPA yang lebih tinggi, jelasnya, karena rajin melansir promo-promo KPR/KPA dengan bunga super rendah yang tidak berani dilakukan bank lain.

“Kita anti mainstream. Saat bank lain mau menaikkan bunga (menyusul kenaikan bunga acuan Bank Indonesia Juni lalu), kita malah menurunkannya. Kalau nggak begitu, kita sulit menarik minat pasar (mengambil KPR CIMB Niaga) dalam situasi seperti sekarang,” ujarnya.

Aksi anti mainstream yang dilakukan CIMB Niaga adalah dengan melansir promo KPR Bebas Merdeka untuk menyambut perayaan ulang tahun RI ke-73 bulan Agustus ini. Bunganya hanya 5,73 persen per tahun fixed (tetap) selama tiga tahun. Uang mukanya juga 5 persen saja. Promo berlaku untuk kredit properti konvensional dan syariah dengan akad musyarakah mutanaqishah.

“Coba bank mana sekarang yang berani kasih bunga serendah itu sekarang,” katanya. Setelah masa bunga promo itu berakhir, berlaku bunga pasar efektif floating yang di konter CIMB Niaga saat ini disebut sekitar 11–12 persenan per tahun.

Promo “KPR Bebas Merdeka” itu bisa digunakan untuk  pembelian produk properti seperti rumah dan apartemen baru semua tipe di proyek yang dikembangkan enam grup usaha developer ini di seluruh Indonesia: Sinar Mas Land, Jaya Property, Ciputra Group, Summarecon Agung Alam Sutera Realty, dan Agung Sedayu Group. Promo berlaku sampai 31 Agustus 2018.

Karena sikap anti mainstream itu ia mengaku masih optimis bisa mencapai target pertumbuhan KPR tahun ini sebesar 13 persen dengan outstanding Rp32 triliun. Tahun lalu CIMB Niaga membukukan KPR baru Rp8,6 triliun dengan outstanding Rp27,3 triliun atau tumbuh 12 persenan. “Salah satu caranya dengan melansir promo-promo KPR seperti KPR Bebas Merdeka itu. Tunggu saja, setelah ini kita akan lansir promo baru yang bunganya tidak kalah gilanya,” kata Heintje.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com