Tips Mawar-Melati Selalu Berbunga di Taman Rumah

Big Banner
Foto: Rumah123/Getty

 

Taman rumah bukan cuma enak dipandang, tapi juga bisa memanjakan indra penciuman kita, semisal taman bunga yang menyebarkan harum atau fragrant garden. Wangi seperti apa yang kamu suka? Apa pun pilihan kamu, pilihlah aroma sesuai selera kamu atau penghuni rumah yang lainnya. Boleh juga kamu berkunjung ke penjual bunga untuk menentukan pilihan akhir.

Pilih bunga yang harumnya bisa lama. Kalau bisa, pilih tanaman bunga yang mengeluarkan aromanya beberapa kali di sepanjang musim. Semisal bunga mawar, melati, kenanga, kamboja, bunga bakung, dan cempaka.

Baca juga: Halaman dan Taman Depan Tuh yang Pertama Dilihat Pembeli Rumah Lho!

Tantangan terbesar saat kamu bikin fragrant garden adalah menjaga keharumannya gak cepat menghilang. Agar tiupan angin gak membawa kabur aroma dari taman, kamu bisa memasang pagar di sekitar taman bunga.

Berikut ini bunga yang bisa kamu jadikan pilihan untuk taman harum seperti dikutip dari ilmubudidaya.com:

Mawar

Mawar sering  dikaitkan dengan hal romantik. Makanya, sering disebut-sebut sebagai lambang cinta. Bunga mawar berwarna menarik, merah, pink, putih, kuning, hingga biru. Bikin mata betah memandangnya. Kelopaknya yang berlapis-lapis ditambah keharumannya membuat bunga ini pantas hadir di taman rumah.

Eits, tunggu dulu. Membuat mawar terus berbunga bukanlah hal mudah. Belum lagi banyak durinya. Merawat mawar butuhkan kiat. Salah kiat, bisa-bisa mawarmu gak berbunga. Atau cuma sekali berbunga, sesudah itu mogok.

Agar tanaman mawar kamu berbunga indah dengan kelopak yang besar dan cantik, lakukan pemupukan rutin dengan kompos. Kamu juga harus memangkas tangkai mawar secara rutin, terutama tiap kali mawar selesai berbunga.

Baca juga: Bikin Taman Gantung di Dalam Rumah? Bisa Aja Kok Asalkan…

Cara memotongnya, potonglah tangkai mawar sekitar 10-15 cm dari ujung bunga. Pemotongan tangkai ini akan memicu mawar untuk cepat berbunga lagi. Jangan lupa pula untuk menggemburkan tanahnya secara rutin, terutama kalau kamu memanamnya di dalam pot.

Sebagai tambahan, kamu juga dapat menggunakan arang bekas atau sisa kayu bakar. Sisa kayu atau arang tersebut harus dibakar terlebih dahulu hingga menjadi abu. Abu tersebut dapat dicampurkan dengan media tanam, lalu taburkan di sekitar akar mawar. Dengan cara ini tanaman mawarmu akan tumbuh lebih subur. Kamu pun jadi bisa menikmati bunganya yang cantik dan wangi.

Foto: Rumah123/Getty

 

Melati

Bunga melati merupakan jenis tanaman perdu dan memiliki batang tegak. Bau harum akan tersebar dari bunga ini. Di Indonesia, kebanyakan melati yang ditanam di halaman rumah adalah jenis melati putih (Jasminum sambac), yang merupakan jenis melati yang disebut sebagai “Puspa Bangsa” atau simbol bunga nasional.

Agar tanaman melati rajin berbunga perhatikan hal-hal berikut ini:

Perhatikan media tanam. Yang paling pas untuk membudidayakan melati adalah tanah berhumus yang gembur dan mempunyai sistem drainase bagus. Kamu dapat memanfaatkan komposisi sekam, pupuk kandang, dan campuran tanah dengan perbandinan 3:2:1 sebagai media tanam. Usahakan kelembapan media tanam tetap terjaga.

Lakukan pembibitan dengan benar. Langkah ini juga penentu bunga melati cepat berbunga. Sebelumnya, kamu harus memilih indukan (bibit) bunga melati yang bagus. Pembibitan bisa kamu lakukan dengan cara menaman biji dan stek atau vegetatif.

Untuk mendapatkan bibit Bunga melati dengan cepat pilihlah denggan cara stek batang. Pilihlah batang yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Gunakan pisau tajam untuk memotong tangkai, potong pada tangkai bunga melati kurang lebih sekitar 10-15 cm dari pucuk dan sebisa mungkin kurangi daun-daunnya.

Baca juga: 4 Langkah Semarakkan Taman Rumah Minimalis, Mau Tiru?

Perhatikan cahaya matahari. Tanaman melati suka tempat terbuka yang kaya sinar matahari. Kalau kamu menempatkan tanaman bunga melati pada pot di tempat teduh, perhatikan kebutuhan pencahayaannya sehingga bisa berfotosintesis dengan baik yang pada akhirnya tanaman melati cepat berbunga.

Jangan lupa memangkasnya. Pemangkasan berguna untuk membersihkan cabang tanaman melati yang sudah tua agar cabang muda dapat tumbuh dengan produktif. Selain itu, pemangkasan tanaman dapat merangsang pertumbuhan bunga-bunga baru dengan jumlah yang lebih sering dan lebih banyak. Waktu pemangkasan pada musim kemarau, atau dapat dilakukan pada saat cabang-cabangnya mulai kelihatan layu, tua, dan kurang sehat.

Agar kamu bisa mendapatkan bunga melati segar dengan aroma yang kuat, dan berukuran besar, jangan ragu memotong beberapa tangkai kuncup bunga yang terlihat kerdil dan jelek. Lalu sisakan beberapa kuntum yang terlihat sehat dan berukuran besar sebagai bunga utama nanti.

Baca juga: Harumkan Ruangan Rumah Ga Pake Zat Berbahaya, Pernah Coba?

Pemupukan yang tepat. Pupuk adalah nutrisi bagi tanaman. Jadi, berilah pupuk pada saat tanaman sudah berumur satu minggu sejak kamu tanam. Pupuk terbaik agar bunga melati berbunga adalah pupuk NPK, berikan pupuk ini dengan perbandingan 15:15:15, dosis yang diberikan adalah 5 gram per tanaman cukup satu bulan sekali. Boleh diberikan sejak usia tanam 2 minggu.

Selain itu, untuk kebutuhan hara, dapat diberikan pupuk organik, di antaranya Growmore dan Gandasail dengan takaran 2 cc per satu minggu sekali. Pemberian pupuk bisa barengan dengan penyiraman.

 

Foto: Rumah123/Getty

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me