Tips Hemat Energi untuk Hunian Masa Kini

Big Banner

 Foto: Rumah123/Getty

 

Hemat energi atau konsep hijau sudah lama diadaptasi oleh pengembang dalam membangun dan mendesain hunian. Tapi, kalau sehari-hari perilaku kamu jauh dari konsep hemat energi ya jangan harap ide itu bakal tercapai.

Dari langkah-langkah kecil aja setiap hari kalau kamu lakukan dengan konsisten, akan berkontribusi besar lho buat kelangsungan kehidupan di Bumi dna tentu saja kelangsungan cash flow kamu.

Lima langkah sederhana berikut ini seperti dikutip dari foxnews.com, akan menjadikan hunian kamu irit energi:

Jangan telantarkan balkon.

Kalau di hunianmu ada balkon, jangan biarkan begitu saja. Cobalah bikin taman mini atau taman minimalis. Carilah tanaman yang mudah dirawat dan yang memberikan kesejukan dan kehijauan alami.

Laksanakan 3R.

Ruang penyimpanan selalu menjadi masalah utama bagi kamu yang suka benget belanja dan menumpuk banyak barang. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah menerapkan 3R yakni reduce, reuse, dan recycle. Contohnya, gunakan kembali kemasan atau wadah yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Semisal botol bekas minuman digunakan kembali jadi tempat minyak goreng.

Jangan lupa ngecek keran air.

Dalam studi ilmiah yang dilakukan United States Geological Survey Water Science School, sebanyak 4.000 tetesan air dari keran yang bocor setara dengan 1 liter air yang terbuang percuma. Maka itu, pertimbangkan mengganti keran air dengan shower karena lebih efisien saat kita menggunakan air.

Minimalkan penggunaan energi listrik.

Menghemat energi di dalam ruang bisa dengan cara kamu gunakan lampu hemat energi seperti neon. Selain itu, manfaatkanlah sinar matahari sebagai penerang alami. Kurangi buka-tutup kulkas karena setiap menit yang kamu lakukan untuk membuka pintu lemari es, akan diperlukan waktu hingga tiga menit full energy guna mengembalikan suhu dingin kulkas ke angka semula.

 

 Foto: Rumah123/Getty

Ganti AC dan heater dengan termostat.

Pada umumnya, heater dan AC akan menelan 50% pengeluaran kamu setiap bulannya. Cobalah mempertimbangkan kehadiran termostat di ruang hunianmu. Tujuannya jelas, untuk mengontrol suhu yang dihasilkan pemanas dan pendingin ruangan.

Menurut Director of the Sustainability and Environmental Management Office dari Universitas Vanderbilt, Andrea K. George, suhu yang normal adalah 76-78 derajat celcius saat cuaca hangat, dan 68 derajat saat cuaca dingin.

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me