Pengembang Tetap Bangun Proyek Baru Meksipun Penjualan Properti Melambat

Big Banner
Perumahan Serenia Hills, 1 dari 4 proyek properti residensial Intiland yang berkontribusi signifikan terhadap marketing sales-nya selama paruh 2018. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

 

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) baru-baru ini, antara lain menunjukkan adanya penurunan penjualan properti residensial pada Triwulan II/2018. Bahkan, untuk Triwulan III/2018 pun BI memprediksi Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) secara keseluruhan masih melambat, yakni di angka 0,55%.

Apakah ini berarti para pengembang akan mengerem proyek properti yang akan dibangun dan dikembangkannya? Kalau bagi PT Intiland Development Tbk (DILD) tampaknya sih tidak. Pengembang ini melihat pasar properti masih eksis selama produk yang ditawarkan menarik.

Ada 4 proyek baru pada pertengahan 2018 yang bakal digarap Intiland. Dua proyek merupakan pengembangan baru dari proyek yang sudah ada dan duanya lagi adalah proyek yang benar-benar baru.

Baca juga: Intiland Gandeng Pengembang Daerah Bangun Rumah Rakyat

Tierra di Dharmo Harapan Surabaya dan Apartemen Pinang Residence di TB Simatupang, Jakarta Selatan, adalah proyek baru Intiland di kawasan mixed use. Sedangkan pengembangan produk baru dari proyek yang sudah ada yakni akan diluncurkan satu menara apartemen bernama Alenia di Graha Golf Surabaya dan proyek Apartemen South Quarter II di Jakarta Selatan.

“Dengan kondisi yang ada sekarang kami berharap bisa memenangkan pasar. Semoga (peluncuran baru) itu bisa berjalan sesuai rencana kami,” kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono, seperti dikutip kontan.co.id, Rabu (8-8-2018).

Proyek Tierra menempati area seluas 7,5 hektare dan akan dibangun 2 menara apartemen setinggi 24 lantai dan 14 lantai untuk tahap pertama.

Baca juga: Optimisme Intiland di Balik Pasar Properti yang Lesu

Asal tahu saja, selama Semester I/2018, Intiland punya pertumbuhan penjualan pemasaran atau marketing sales yang meningkat 40% (cukup signifikan) dibandingkan dengan paruh pertama 2017 dulu. Adapun proyek yang berkontribusi marketing sales cukup signifikan selama paruh 2018, yakni Perumahan Serenia Hills, Apartemen 1Park Avenue, Apartemen Fifty Seven Promenade (ketiganya di Jakarta), dan perumahan Graha Natura (di Surabaya).

Jadi, meskipun penjualan properti dilaporkan melambat, tapi ada saja pengembang yang tetap optimistis bisa menjual proyek propertinya dengan sukses.

rumah123.com