SMF dan JHF Jepang Bekerja Sama Tingkatkan Pembiayaan Perumahan

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – BUMN PT Sarana Multigriya Finansial (Persero/SMF) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Japan Housing Finance Agency (JHF) untuk peningkatan penghimpunan dana pembiayaan perumahan dari pasar modal melalui sekuritisasi atau dengan back up aset tagihan KPR. JHF adalah perusahaan serupa SMF yang dimiliki pemerintah Jepang.

smf jhf jepang

“Kerja sama ini merupakan langkah awal dan mendasar bagi kedua belah pihak untuk melakukan penelitian dan berbagi informasi pengetahuan yang berkaitan dengan pembiayaan perumahan. Ini juga menjadi sinergi kerja sama antar anggota Asian Secondary Mortgage Association (ASMMA) di mana SMF menjadi chairman sejak September tahun lalu,” kata Ananta Wiyogo, Direktur Utama SMF, saat penandatanganan kerja sama, seperti tertuang dalam siaran pers SMF di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Penandatanganan kerja sama dilakukan Ananta dan Presiden JHF Toshio Kato, disaksikan Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Lana Winayanti, jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ananta menyebut kerja sama SMF dan JHF ini akan berlangsung selama satu tahun. Setidaknya ada tujuh hal yang akan dimaksimalkan dari kerja sama ini. Yaitu, instrumen keuangan untuk meningkatkan stabiltas pasar pembiayaan perumahan, efek beragun perumahan dan instrumen pendanaan lain untuk peningkatan arus dana dari pasar modal, pemantauan harga perumahan dan implikasinya, manajemen risiko, perbandingan sistem pembiayaan perumahan dan aktivitas investor, perbandingan identifikasi prospek, hambatan, tantangan, dan strategi, serta pengembangan program pembiayaan bagi pembangunan rumah yang terkena dampak bencana.

“Kami optimistis ke depan sinergi ini dapat mempererat hubungan kerja sama kedua pihak, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar pembiayaan sekunder perumahan di masing-masing negara. JHF juga memiliki program pembiayaan program pasca bencana yang disebut direct mortgage origination or disaster migration and urban rehabilitation yang dapat menjadi rujukan kami untuk membantu meringankan beban pemerintah dalam merevitalisasi pemukiman masyarakat pasca bencana alam,” jelas Ananta.

Sejak berdiri tahun 2005 SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal untuk pembiayaan perumahan senilai hamper Rp42 triliun untuk membiayai 721.736 debitur (rumah). Dari jumlah dana itu, 70 persennya berupa pembiayaan dan 30 persen dari sekuritisasi.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me