Pasokan Rumah Terus Diupayakan Pemerintah, Target Backlog 2019 Tinggal 5,4 Juta

Big Banner

 

Ilustrasi Foto: Rumah123/Getty

 

Kekurangan rumah (backlog) terus diupayakan pemerintah untuk memenuhinya. Pada 2019 nanti, pemerintah menargetkan backlog perumahan tinggal 5,4 juta dari 7,6 juta pada 2015.

“Kebutuhan rumah merupakan salah-satu kebutuhan pokok di luar sandang dan pangan. Namun, faktanya, perumahan di Indonesia masih mengalami defisit pasokan sebesar 7,6 juta pada 2015,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Lana Winayanti, seperti dikutip Kompas.com (14-8-2018).

Baca juga: Dear Pemerintah, Rumah Bambu Bisa Jadi Solusi Atasi Backlog….

Dalam mengatasi backlog perumahan, menurut Lana, pemerintah melaksanakan Program Sejuta Rumah yang merupakan proyek strategis. “Program satu juta rumah merupakan program yang mendukung Nawacita dan telah dituangkan dalam Perpres Nomor 58/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional,” kata Lana.

Upaya pemerintah agar program nasional tersebut tercapai yakni dengan memberikan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selsisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), pembebasan kena pajak pertambahan nilai untuk rumah tapak sederhana dan rumah susun sederhana milik (rusunami).

Baca juga: Atasi Backlog Sejuta Rumah, REI Godog 3 Usulan Ini ke Pemerintah

Akan tetapi, pencapaian Program Sejuta Rumah tersebut belum maksimal. Untuk penyaluran KPR FLPP tahun ini, misalnya, dari target 42.000 unit rumah, baru tercapai 12.885 unit pada 9 Agustus 2018.

      

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me