Trend Bisnis Hotel Q1 2018 Berharap Penuh dari Event Int’l

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) pad edisi Agustus mengulas pertumhbuhan bisnis hotel sehubungan dengan perhetalan acara akbar di Indonesia yakni Asian games. Prospek sektor hospitality yang selama ini menjadi salah satu sumber devisi negara, dalam dua tahun terakhir tengah mengalami kelesuan. Hal ini tak lepas dari kondisi ekonomi global yang masih slow down. Pemerintah pun terus berupaya secara maksimal untuk mengembalikan kejayaan pariwisata dalam negeri guna menarik wisatawan lokal dan mancanegara.

Salah satunya dengan menetapkan 10 destinasi wisata unggulan yang diharapkan bisa meningkatkan permintaan akan hotel, restoran, dan kafe baru di Indonesia. Sampai saat ini, langkah Pemerintah tersebut terbukti memberikan hasil yang baik, dimana terjadi peningkatan kebutuhan hotel yang meningkat 6,2%.

Angka ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2011. Langkah positif tersebut, termasuk dengan akan dibangunnya sebanyak 29.657 ruang kamar dari 144 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia hingga 2019 mendatang.

Dari Januari hingga Mei 2018,Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,17 juta kunjungan. Sementara, Kementerian Pariwisata sendiri optimistis target 17 juta wisatawan mancanegara masih dapat tercapai hingga akhir tahun 2019. Mengingat ada beberapa agenda penting yang dapat menjadi katalis positif.

Pertama, perhelatan Asian Games bulan Agustus-September 2018 diprediksi mampu mendatangkan sekitar 20 ribu atlet dan official dan sekitar 300 ribu penonton asing. Kedua, event IMF World Bank di Bali yang rencananya mendatangkan sekitar 13 ribu orang sebagai official.

Ketiga, tahun 2018 merupakan tahun politik dimana akan berlangsung pesta demokrasi, yakni pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2019. Biasanya, menjelang pemilu kebutuhan tempat pertemuan di hotel melonjak. Hal ini dipercaya membawa berkah bagi pebisnis restoran, kafe dan katering.

Dan terakhir, terkait digelarnya perhelatan Global Business Meeting and Business Summit 2018 Federasi Real Estat Dunia (Federation Internationale des Administrateurs de Bien- Conselis Immobiliers/FIABCI) di Bali, 7-10 Desember 2018. Ajang ini diperkirakan menghadirkan sekitar 1200-1500 pengusaha real estat. Lebih dari separuh yang akan hadir adalah investor asing dari berbagai negara.

“Tahun ini luar biasa, untuk pertama kalinya (pertemuan FIABCI) akan digelar di kawasan Asia Pasifik dan itu di Bali, Indonesia. Akan banyak kegiatan dan kebetulan akan diadakan bersamaan dengan Rakernas REI,” ungkap Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata yang juga Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI).

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me