Tips Jual Properti: Pasang Harga Itu Pakai Riset, Bukan Pakai Perasaan

Big Banner
Ilustrasi Rumah (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Sebagai investor properti, tentunya kamu bisa memilih untuk menyewakan atau menjual kembali. Saat kamu ingin menjual kembali, kenapa properti kamu belum laku terjual ya?

Banyak alasan kenapa properti yang kamu jual belum laku terjual. Masalahnya bisa kompleks, namun juga alasan yang bodoh.

Baca juga: Kenaikan Harga Rumah Sudah Dua Digit! Kamu Sudah Investasi Rumah, Belum?

Situs properti Realtor memaparkan beberapa alasan sepele kenapa rumah susah terjual. Mau tahu alasannya? Kamu menetapkan harga berdasarkan perasaan dibandingkan menggunakan data.

“Sering kali, orang yang tinggal di rumah mereka untuk jangka waktu yang lama percaya kalau harga rumah lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar. Mereka keukeuh untuk memasarkan di atas harga pasar,” ujar Carmen Bauman dari kantor agen properti Green Grass Real Estate seperti dikutip oleh Realtor.

Baca juga: Gokil, Harga Rumah Naik Rp13 Miliar dalam 10 Bulan!

“Ketika penjual merasa terikat lebih emosional dengan rumah, hal ini menghalangi mereka untuk menjual rumah,” lanjut Bauman. “Bahkan, saat mereka menurunkan harga jual rumah di kemudian hari, mereka juga kurang sukses untuk menjualnya.”

Jika kamu mematok harga jual rumah terlalu tinggi, tidak ada orang yang mau membelinya. Bisa jadi rumah ini akan terjual dalam waktu lama.

Baca juga: Gara-gara Selebrasi Politik, Tiga Pemain Swiss Didenda Seharga Rumah

Pastikan ego dan emosi kamu tidak masuk dalam hitungan harga jual rumah. Pastikan harga jual menggunakan otak, bukan hati.

Kamu bisa melakukan riset kecil mengenai harga jual rumah. Caranya bagaimana? Gampang kok. Kamu hanya perlu bertanya kepada tetangga.

Baca juga: Harga Rumah Naik 1.150% dalam 20 Tahun? Nyesel Deh Kalo Ga Ikutan Investasi

Pastinya ada dua, tiga, atau lebih rumah yang dijual sebelumnya. Kamu bisa menyambangi rumah-rumah tersebut. Cukup melihat saja, seperti apa rumah tersebut.

Apakah rumah itu berada di jalan besar atau gang, apakah rumah tersebut bertingkat dua atau tidak. Fasilitas apa yang ada, garasi, carport, dan lainnya. Beda jalan, beda fasilitas, beda lantai, semuanya membedakan harga lho. Bahkan, satu jalan pun bisa beda harga.

Baca juga: Tips Investasi: Harga Rumah Dekat Supermarket Naik 67% dalam 5 Tahun

Cara lainnya, kamu bisa bertanya kepada agen properti. Mungkin ada teman atau kerabat kamu yang menjadi agen, mereka pastinya mengetahui harga pasaran rumah di sebuah kawasan.

Malah mereka biasanya memahami harga lebih detil lagi. Jadi, untuk menentukan harga rumah nggak terlalu sulit kan? Ingat, pakai data ya, jangan pakai perasaan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me