Maret 2019, MRT Jakarta Beroperasi Pukul 5 Pagi Hingga 12 Malam

Big Banner
MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta bakal beroperasi secara komersial pertengahan Maret tahun depan (2019). Catat jam beroperasinya, pukul 5 pagi sampe 12 malam setiap hari. Jadwal kedatangannya setiap 5 menit pada jam sibuk dan setiap 10 menit di luar jam sibuk.

“Kami punya jadwal yang cukup sering, yaitu setiap lima menit sekali, sehingga bisa mengakomodasi banyak penumpang,” kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Agung Wicaksono, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (28/8/2018).

Baca juga: 9 Agustus 2018, MRT Jakarta akan Uji-Coba, Sabaaarrr… Ya!

Mobilitas kamu di kota sibuk Jakarta bakal makin lancer nih, karena PT MRT Jakarta menjanjikan jadwal perjalanan transportasi publik ini tepat waktu. Pasalnya, kereta MRT ini punya perlintasan sendiri dan gak ada pintu perlintasan sebidang sebagaimana kereta lainnya di Jakarta. “Kami bisa menjamin lima menit itu karena enggak ada gangguan dengan pintu perlintasan. Kalau sekarang beratnya karena ada perlintasan sebidang itu,” kata Agung.

Simak ya detail jadwal keberangkatannya:

Pertama, pukul 05.00 WIB, lalu setiap 10 menit hingga pukul 06.00 WIB.

Saat jam sibuk pukul 06.00 WIB-09.00 WIB, kereta berangkat setiap lima menit.

Setelah jam sibuk, kembali kereta berangkat setiap 10 menit sampai pukul 16.00 WIB.

Kembali ke  jam sibuk, kereta berangkat pukul 16.00 WIB-19.00 WIB, kemudian setiap 5 menit.

Setelah jam sibuk saat sore, kereta kembali jalan setiap 10 menit sampai pukul 24.00 WIB.

Baca juga: Siap-Siap, MRT Bakal Beroperasi Melancarkan Mobilitasmu di Jakarta!

Mencegah penumpang yang membludak, PT MRT Jakarta akan menerapkan crowd management yang saat ini masih dipelajari. Sistem ini dilakulan antara lain dengan menggelar posko di sejumlah stasiun KRL Commuter Line selama ajang Asian Games 2018 di Jakarta. “Saat ini kami membuka posko di setiap stasiun selama Asian Games untuk mempelajari bagaimana mengelola crowd penumpang, mengatur, dan mengedukasi,” kata Agung.

Saat beroperasi, MRT Jakarta menggunakan platform screen door (PSD). Kereta akan berhenti di titik yang ditentukan, baru kemudian pintu akan terbuka. Jadi, calon penumpang yang menunggu di stasiun harus berdiri di garis yang sudah dibuat. Sistem ini diharapkan bakal menciptakan keteraturan masuk-keluarnya para penumpang MRT.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me