Bukan Sekedar Jembatan Penyeberangan Biasa

Big Banner
Jembatan Tabiat Merupakan Jembatan Penyeberangan yang Melewati Jalan Bebas Hambatan. Jembatan Ini Berada di Ibu Kota Iran, Teheran (Foto: Rumh123/Pbase)

Jembatan penyeberangan biasanya ya begitu-begitu saja kan? Tidak banyak jembatan penyeberangan berdesain luar biasa seperti Jembatan Tabiat.

Nama ini diambil dari bahasa Persia yang artinya alami. Jembatan ini memang berarti jembatan alami. Jembatan membentang sepanjang 270 meter dan menjadi jembatan pejalan kaki terpanjang di ibu kota Iran, Teheran.

Baca juga: Wow, Jembatan Suspensi Tertinggi di Dunia Ada di Tiongkok!

Jembatan ini menghubungkan dua taman umum, Taleghani dan Abo-Atash. Jembatan ini juga berada di atas jalan tol Modarres, salah satu jalan utama di bagian utara Teheran.

Arsitek Leila Araghian dan Alireza Behzadi mendesain jembatan ini. Awalnya, ada sayembara mendesain jembatan yang menghubungkan dua taman dan berada di atas jalan bebas hambatan.

Baca juga:  Kawasan Hi-Tech ini Terhubung oleh Jembatan Kayu yang Keren!

Araghian mendesain jembatan ini selama setahun. Dia ingin menjadikan jembatan ini sebagai tempat orang untuk duduk sejenak, bersantai, dan berpikir sejenak, bukan sekedar lewat.

Desain jembatan ini pun tidak lurus. Jembatan ini juga memiliki banyak kursi dan tempat duduk lainnya. Pembangunan jembatan ini memakan waktu selama empat tahun, mulai dari 2010 dan selesai pada 2014.

Baca juga:  Jembatan Ini Khusus untuk Pejalan Kaki dan Pengendara Sepeda! Keren Kan!

Jembatan Tabiat berhasil menyabet sederetan penghargaan. Salah satunya adalah Aga Khan Award for Architecture untuk periode 2014-2016. Penghargaan ini diberikan sejak 1977 silam. Ada 348 proyek dari 69 negara yang masuk. Jembatan Tabiat menjadi salah satu dari enam pemenang.

Penghargaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan apresiasi pada karya arsitektur yang bisa memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat Muslim di bidang desain kontemporer, perumahan sosial, pembangunan dan pengembangan komunitas, perbaikan, konservasi dan penggunaan kembali bangunan, serta desain lanskap, dan pengembangan lingkungan.

Baca juga:  Wow, Ini Dia Nih Kolong Jembatan Zaman Now

Arsitek Tidak Ingin Jembatan Hanya Menjadi Arena untuk Menyeberang (Foto: Rumah123/Archdaily)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me