Jual Dolar Anda, Belikan Properti

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi peluang pemilik duit menunjukkan nasionalismenya, dengan misalnya menukarkan simpanan dolarnya dengan rupiah sehingga mata uang RI ini menguat atau tidak melemah lagi.

Metland Tambun Cluster Platinum

Metland Tambun Cluster Platinum

Supaya tidak rugi dalam arti nilai uang anda tetap meningkat, hasil penjualan dolar itu bisa dibelikan properti yang di negeri ini harganya selalu meningkat, kendati ada masanya melesu seperti 3-4 tahun terakhir sebelum kelak rebound lagi.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) melalui rilis di Jakarta, Selasa (11/9/2018), pelemahan rupiah bukan karena faktor fundamental ekonomi Indonesia tapi lebih akibat sentimen global terutama dampak perang dagang yang dikobarkan Presiden AS Donald Trump. Karena itu pemilik duit tidak bisa cuma diam.

“Ayo! bantu negara kita dengan menukar dolar anda untuk kemudian dibelikan properti. Yang tidak punya dolar, bantu mengkampanyekan gerakan beli properti. Jangan bawa isu ini untuk komoditas politik. Dengan menukarkan dolar anda, anda mungkin tidak mendapat tanda lencana pahlawan atau balas budi dari pemerintah. Tapi, minimal ada yang kita perbuat untuk kebaikan tanpa harus mengeluh dan nyinyir,” katanya.

Sebelumnya, Ali menyatakan, pelemahan rupiah belum berdampak terhadap pasar properti menengah karena hanya sedikit menggunakan komponen impor. Berdasarkan survei IPW terhadap pasar perumahan di wilayah megapolitan Jabodebek-Banten, nilai penjualan rumah di kwartal dua 2018 memang menurun 15,7 persen dibanding kwartal satu. Tapi, dalam unit jumlah rumah terjual meningkat 19,3 persen, khususnya rumah tipe kecil yang melonjak 51,4 persen dibanding rumah menengah yang turun 19,4 persen dan tipe besar 35,2 persen.

“Pergeseran pasar ke segmen harga lebih rendah terlihat dari komposisi unit terjual di segmen Rp150–300 jutaan yang mendominasi (39,3 persen) dari keseluruhan unit terjual, diikuti segmen Rp500 juta–1 miliar sekitar 20 persen, segmen Rp300–500 jutaan 17,95 persen, dan segmen di bawah Rp150 jutaan 15,62 persen. Selebihnya rumah seharga di atas Rp 1 miliar,” jelasnya. Jadi, supaya investasi properti anda cepat menghasilkan keuntungan, saat ini membeli rumah atau apartemen menengah mungkin lebih bagus.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me