Sinar Mas Land-Panasonic Kembangkan Smart Township Savasa di Kota Deltamas Cikarang

Big Banner

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Sinar Mas Land (SML) melalui anak perusahaannya PT. Puradelta Lestari Tbk (PDL), pengembang Kota Deltamas (3.177 ha) Cikarang, Bekasi (Jawa Barat), bersama PT Panasonic Homes Gobel Indonesia (PHGI) meluncurkan marketing gallery dan rumah contoh Savasa Homes di Kota Deltamas Sabtu akhir pekan lalu (15/9/2018). Panasonic Homes adalah pengembang perumahan milik Panasonic Group yang di Indonesia berkolaborasi dengan National Gobel. Share SML dan Panasonic pada proyek Savasa 49:51.

Kedua perusahaan membentuk perusahaan joint venture PT PanaHome Deltamas Indonesia (PHDI) yang akan mengembangkan Savasa mencakup total area seluas 37 hektar. Kedua perusahaan telah mengucurkan investasi Rp360 milyar untuk pembelian dan pengembangan lahan tahap pertama seluas 13 hektar yang akan mencakup 811 rumah dan 33 ruko yang akan terbagi dalam empat klaster: Asa, Niwa, Hana, dan Yuta.

Desain yang diterapkan menggabungkan unsur lingkungan hijau, kehidupan modern, fitur smart living, dan teknologi bangunan tahan gempa. Savasa dikembangkan berdasarkan pada empat konsep:  smart township, smart security, smart home dan smart community. Kawasan nantinya  hanya berjarak lima menit dari stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung, stasiun Karawang dan gerbang tol km 41.6 yang akan dibangun segera di ruas tol Jakarta-Cikampek.

“Melihat perkembangan pesat kawasan Cikarang dan sekitarnya belakangan ini, terutama dengan ditunjuknya Kota Deltmas secara resmi sebagai lokasi Cikarang Japanese School, memberikan keyakinan kepada kami pentingnya menyediakan perumahan yang berkualitas dengan standar Jepang di wilayah ini,” kata Hongky Jeffry Nantung, Presiden Direktur  Puradelta Lestari sekaligus CEO Commercial Sinar Mas Land pada itu.

Ada dua tipe rumah yang ditawarkan seharga mulai dari Rp978 juta hingga Rp1,2 miliar/unit. Tipe A dengan luas tanah 66 m2 dan 64 m2 berisi dua kamar tidur, tipe B dengan luas tanah 84 m2 dan 80 m2 berisi tiga kamar tidur. Kedua tipe dilengkapi carport di setiap unit. Perumahan akan didukung fasilitas publik seperti tempat pengisian daya telepon seluler dan laptop umum, delivery dropbox untuk menjaga keamanan klaster selama pengiriman barang, dan fitur keamanan pintar seperti kamera CCTV, sensor sinar inframerah, dan sistem kartu akses untuk para penghuni.

Rumah diklaim memiliki konstruksi bangunan tahan gempa melalui teknologi Powertech Panasonic. Hunian juga dilengkapi fitur Panasonic Home Network System. Selain itu dilengkapi pula dengan sistem penyaring udara dan ventilasi Puretech yang merupakan sebuah alat yang dapat menyaring debu, kotoran dan partikel berbahaya yang masuk ke dalam rumah hingga 97 persen. Setiap rumah dirancang dengan sistem cross ventilation yang meningkatkan sirkulasi udara dan membuat rumah menjadi lebih sejuk dan sehat.

“Kami percaya teknologi wall-p-recast concrete (W-PC) kami yang khas dapat membantu memberikan solusi untuk backlog 13 juta rumah di Indonesia, karena kami dapat mempersingkat masa konstruksi setidaknya tiga bulan sambil mempertahankan kualitas yang terbaik,” kata Kazuhiko Tanaka, Presiden Direktur PT PanaHome Deltamas Indonesia (PHDI) yang juga Presiden Direktur PT Panasonic Homes Gobel Indonesia.

Untuk kepedulian terhadap lingkungan Savasa juga akan mengembangkan lahan pertanian perkotaan di area klaster. Fitur bioswale dan tangki air  bawah tanah yang berfungsi untuk menyimpan air hujan dan mencegah banjir. Tidak hanya itu, Savasa juga menerapkan teknologi ramah lingkungan seperti solar-farm terpusat yang dimaksudkan untuk memasok kebutuhan listrik pada penerangan lampu LED di jalan umum dan fasilitas umum. Saat ini Savasa baru diperkenalkan dengan biaya NUP (nomor urut pemesanan) Rp5 juta/unit. Rencananya proyek akan diluncurkan resmi Oktober ini.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

housing-estate.com