REI Jateng Belum Akan Naikkan Harga Rumah

Big Banner

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mengaku belum akan menaikkan harga rumah di Semarang hingga akhir Juni 2013 karena para pengembang perumahan masih melakukan penghitungan setelah ada kenaikan harga BBM.

“Saat ini harga material seperti semen, pasir, besi, dan batu bata belum stabil, setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), sehingga para pengembang masih menunggu dan berhitung,” kata anggota DPD REI Jateng bidang promosi, humas, dan publikasi Juremi di Semarang, Senin.

REI memperkirakan harga material bangunan tersebut akan stabil dalam waktu satu pekan ini sehingga diperkirakan kenaikan harga rumah akan diterapkan pada 1 Juli 2013.

Terkait dengan minat masyarakat untuk membeli rumah, REI Jateng memperkirakan akan terjadi penurunan karena setelah kenaikan harga BBM, harga rumah juga akan ikut naik.

“Kami memperkirakan penjualan rumah akan berat sekali karena selain harga rumah naik, saat ini juga bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah serta menjelang puasa dan Ramadhan,” katanya.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, setiap tahun ajaran baru sekolah, penjualan rumah terjadi penurunan 10 persen hingga 20 persen.

“Saat tahun ajaran baru sekolah, masyarakat biasanya akan menunda membeli rumah karena mempersiapkan anak sekolah,” katanya.

Sementara bertepatan dengan Ramadhan dan Lebaran, masyarakat kelas menengah ke bawah biasanya akan disibukkan dengan persiapan Lebaran dan mudik, sedangkan masyarakat kelas menengah ke atas disibukkan dengan pemberian tunjangan hari raya (THR).

“Biasanya menjelang Lebaran, REI ada promosi agar masyarakat tetap membeli rumah. Akan tetapi karena tahun ini ada juga kenaikan harga BBM, maka kami memperkiarkan penjualan tetap terjadi penurunan,” katanya.

REI Jateng, tambah Juremi memperkirakan daya beli masyarakat diperkirakan akan kembali normal sekitar Bulan September 2013. (ant/as)

ciputraentrepreneurship.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me