Pertumbuhan KPR Diperkirakan Melambat

Big Banner

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memperkirakan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan melambat sepanjang 2013. Pertumbuhan KPR diperkirakan turun ke 25 persen dari tahun lalu sebesar 31 persen.

Direktur keuangan Bank Mandiri Pahala Mansury mengatakan, penurunan ini dikarenakan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) Rate yang mencapai 6,5 persen.

“Kredit KPR akan sedikit melambat. Loan to Value (LTV) tidak berpengaruh, lebih ke BI Rate dan pertumbuhan ekonomi,” katanya seperti dilansir Okezone.

Dia menjelaskan, total kredit KPR terhadap portofolio Bank Mandiri hanya berkisar di antara 9 persen. Oleh karena itu, dia menargetkan tahun ini kredit KPR akan tumbuh sebesar 20-25 persen.

“Pertumbuhan kredit KPR di angka 20 persen masih sangat wajar di tengah kondisi ekonomi saat ini,” tambahnya.

Di sisi lain, dia melajutkan, total kredit juga dapat menurunkan tingkat pertumbuhan total kredit tahun ini di kisaran 19-20 persen atau senilai Rp75 triliun. Padahal, awalnya Bank Mandiri menargetkan kredit akan tumbuh sebesar 20-22 persen.

“Secara nilai naik tapi pertumbuhannya melambat, saat ini mau tidak mau dalam jangka pendek tidak perlu ada upaya meningkatkan tingkat bunga,” jelas Pahala. (as)

ciputraentrepreneurship.com