Yang Penting Kokoh dan Aman

Big Banner

Pilihan desain dan material untuk kunci dan gagang pintu rumah, sudah amat banyak di pasar. Tapi jangan lupakan fungsi utamanya sebagai alat pengaman rumah.

Kunci pintu rumah beserta gagang (handle) dan kelengkapannya, kini tampil dengan desain yang makin menarik sehingga bukan lagi berfungsi sekedar pengaman rumah tetapi sudah berkembang menjadi elemen dekorasi rumah yang penting, bahkan prestisius.

Warna dan desain gagangnya sangat beragam, mulai dari klasik yang banyak lekuk liku dan ornamen nan rumit, hingga yang berbentuk sederhana, minimalis dan nyaris polos. Untuk itu pemilik bisa memilih kunci dan gagang pintu sesuai dengan selera dan gaya rumah masing-masing.

Rumah bergaya klasik yang ramai dengan ornamen, aksen, detil atau ukiran, akan cocok sekali dengan desain kunci gagang yang bergaya klasik pula. Biasanya warnanya kuning emas dan mengkilap. Lain lagi dengan rumah berarsitektur minimalis modern. Gagang dan kunci pintunya lebih cocok yang berdesain minimalis pula. Bentuknya sederhana dengan corak yang minim atau tanpa detil yang rumit. Biasanya warna yang digunakan adalah perak (silver) dari bahan dari polished stainless steel, polished chrome, atau satin stainless steel. Konsumen bisa memilih yang berkilap atau tanpa kilap (doff).

Namun lepas dari desain yang cantik dan begitu banyak pilihannya, kita mesti kembali pada fungsi dasar kunci dan gagang pintu. Kunci dan gagang pintu yang baik itu harus mengamankan rumah dari unsur luar yang tidak diinginkan. Di samping itu kunci juga berperan penting untuk mampu mengatasi situasi kritis dan darurat di dalam rumah, sehingga penghuninya bisa menyelamatkan diri dan aman. “Cukup banyak penghuni yang terkunci di dalam ketika kebakaran,” ujar Freddy Siregar, praktisi bisnis kunci berkualitas tinggi.

Menurut Freddy banyak orang yang kurang memahami kunci sebagai alat keamanan agar bisa berfungsi optimal. Kunci pada dasarnya adalah alat keamanan dan banyak variasinya. Pemilihan kunci yang paling cocok dan terbaik mesti sesuai dengan karakter bangunannya, apakah itu rumah tinggal, gudang, rumah sakit, toko dan sebagainya. Perhatikan pula jenis material pintu, apakah terbuat dari kayu, besi, kaca, aluminium atau plywood. Yang tak kalah pentingnya adalah kondisi di sekitarnya, apakah di tepi jalan yang banyak, di tepi pantai atau di dalam perumahan. Keamanan lingkungan suatu kawasan juga harus diperhitungkan.

Di rumah misalnya, posisi pintu menentukan tipe kunci yang dibutuhkan. Misalnya kunci untuk pintu depan, lain dengan kunci untuk pintu kamar tidur, kamar mandi, gudang, dapur atau garasi. Ada lagi pintu satu daun dan dua daun. Pintu utama adalah pintu terdepan yang berhubungan dengan dunia luar, jadi kuncinya harus kuat.

Material pembuat kunci sangat menentukan kekuatannya untuk mengamankan rumah. Namun material pintu pun juga menentukan. Pintu depan, kusen dan engsel harus harus terbuat dari bahan yang kokoh, jangan terbuat dari material yang rapuh, apalagi tipis. Ukuran dan berat pintu juga menentukan. Sekuat apapun kuncinya, bila pintunya terbuat dari bahan yang rapuh dan gampan dihancurkan, percuma saja.

Freddy menyarankan, untuk keamanan optimal, belilah kunci dari stainless steel, lebih kokoh dan tahan segala kondisi, tetapi harganya mahal. Kuningan juga bagus untuk perumahan. Yang penting perawatannya, jangan sampai kena cairan kimia, pembersih, keringat, uap garam atau debu. Bila diperlukan, untuk pintu-pintu yang berhubungan dengan dunia luar, kita bisa memanfaatkan alat keamanan penunjang seperti slot, grendel, rantai atau kunci tambahan.

Bahan dasar kunci saat ini umumnya terbuat dari baja, kuningan, stainless steel, dan zinc alloy (logam campuran). Silinder dan bolt (lidah pengunci) yang merupakan elemen utama kunci, biasanya terbuat dari baja yang sangat liat. Sedangkan gagang biasanya terbuat dari tembaga, besi, kuningan atau stainless steel. Material ini umumnya tahan cuaca karena memiliki kandungan karbon yang rendah.

Proses pembuatan kunci dan gagang bisa dengan pencetakan dan penuangan cairan logam ke dalam cetakan. Dalam proses pencetakan, bahan dasar yang digunakan biasanya  berupa kuningan, besi atau stainless steel. Bahan ini dicetak sesuai dengan desain dan model. Sedangkan pada penuangan cairan logam, hasilnya lebih halus tetapi kurang padat karena masih ada potensi terjadinya gelembung udara pada saat penuangan cairan logam. Tentu saja yang lebi kuat adalah kunci dan gagang hasil pencetakan yang bahan logamnya lebih padat.

Oleh sebab itu salah satu kiat penting saat membeli kunci adalah pastikan dulu terbuat dari logam jenis apakah dan bagaimana proses pembuatannya. Harga tentu saja penting. Kunci dan gagang pintu yang berkualitas saat ini harganya biasanya sudah di atas Rp 75 ribu atau Rp 100 ribu.

Kunci dan gagang pintu umumnya dijual dalam satu paket, tetapi ada juga yang dijual terpisah. Yang terpisah biasanya diperuntukkan bagi pintu-pintu yang disesain sedemikian rupa sehingga untuk membukanya gagang pintu cukup didorong, bukan diengkol. Gagang pintu seperti ini umumnya dipasang pada pintu gerbang utama di depan rumah atau bangunan.

Dan sebelum Anda pergi ke toko bahan bangunan untuk membeli kunci dan gagang pintu, pastikan betul ukuran dan desain pintu rumah. Ukur lebar, tebal dan tingginya. Sesuaikan pula dengan desain pintunya. Kedua hal tersebut harus betul-betul diingat. Jangan sampai kunci dan gagang pintu sudah terlanjur dibeli mahal, sampai di rumah ternyata tidak cocok dengan pintu rumah Anda.

Jangan lupa juga untuk mencoba produk tersebut di toko. Anda tidak perlu ragu untuk memutar-mutar anak kunci, mengengkol-engkol gagang pintu serta melihat konstruksi dan pegas kuncinya di dalam. Ini penting untuk memastikan kekuatan dan keamanan produk tersebut. Bagaimana juga, keselamatan rumah kita dan seisinya menjadi taruhannya.

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me