Menpera: Aturan Tipe 36 Tak Merugikan Masyarakat

Big Banner

Menpera mengatakan, pengaturan dalam Pasal 22 ayat (3) merupakan upaya pemerintah dalam penyediaan rumah tinggal, yang tidak hanya memenuhi standar fisik bangunan.

Menteri Perumahan Rakyat,Djan Faridz menyatakan, aturan luas minimum bangunan dalam Pasal 22 ayat (3) UU Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman tidak akan merugikan masyarakat. Menpera menilai, aturan ini justru akan menciptakan suasana sehat lahir dan batin.

“Rumah sehat harus memenuhi kebutuhan minimal ruang per orang adalah sembilan meter. Jika satu keluarga berjumlah empat orang, maka kebutuhan minimalsatu keluarga adalah 36 meter.” Djan Faridz.

Menpera mengatakan, pengaturan dalam Pasal 22 ayat (3) ini merupakan upaya pemerintah dalam penyediaan rumah tinggal, yang tidak hanya memenuhi standar fisik bangunan, melainkan harus bisa dijadikan sarana interaksi anggota keluarga, sehingga tercipta suasana sehat lahir, batin, sosial, dan lingkungan. Ia menegaskan, aturan pasal 22 ayat (3) telah diatur dengan Keputusan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah No. 403/KPT/M/2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat.

Faridz menambahkan, Standar Nasional Indonesia (03-1733-2004) tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan menyatakan kebutuhan luas minimum untuk orang dewasa adalah 9,6 meter dan anak-anak 4,8 meter. Maka, total luas lantai yang dibutuhkan 43,2 meter.

Menpera juga mengungkapkan, aturan luas minimum 36 meter tersebut diatur dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 829/Menkes/SK/VII/1999, yang menyatakan luas ruang tidur minimal 8 meter dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak di bawah umur 5 tahun.

Sumber :kompas.com

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me