Intip Rumah Dinas Jokowi Saat Di Solo

Big Banner

Selama masa libur lebaran sebelumnya, “Loji Gandrung”, sebutan lain untuk rumah dinas yang ditinggali oleh gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, sempat menjadi objek kunjungan banyak orang di luar Solo. Rumah dengan tema arsitektur Belanda ini memang sangat menarik untuk dikunjungi, sehingga seringkali orang yang berkunjung ke sana datang dengan tujuan hanya untuk sekedar berfoto-foto bersama keluarga. Namun karena pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta kemarin, Jokowi menjadi pemenang dalam putaran pertama dan kedua, jumlah kunjungan ke Loji Gandrung jadi lebih meningkat dibanding pada hari-hari biasa.

Rumah dinas yang ditinggali oleh Jokowi ini terbilang cukup megah dan dibangun di atas lahan seluas lebih dari tiga ribu meter persegi. Rumah ini mempunyai beberapa fasilitas seperti pendopo, wisma tamu, musala, dan paviliun yang diperuntukkan bagi para pegawai. Rumah ini juga dilengkapi dengan lapangan tenis. Suasananya juga tampak sangat asri karena banyak tanaman yang tertata rapi dimana terdapat satu pohon beringin setinggi sepuluh meter yang memayungi teras di depan pendopo.

Selain itu, rumah dinas Jokowi ini dikelilingi tembok bercat putih setinggi tiga meter. Gerbangnya dijaga oleh satpam selama 24 jam. Di halaman depan, terdapat sebuah patung yang melambangkan Jenderal Gatot Subroto yang sedang berdiri menghadap Jalan Slamet Riyadi. 

Joko Widodo saat menempati rumah dinasnya, Loji Gandrung di Solo.

Namun, walaupun dinyatakan menang dalam pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta, Beliau tetap tidak ingin membeli rumah di Jakarta. Menurutnya, jika sudah ada rumah dinas yang disediakan, untuk apa membeli rumah lagi? 

Memang pada saat kegiatan di Jakarta pun, ia hanya menginap di rumah temannya, Rio Sarwono, yang bergaya arsitektur Solo. “Rumah singgah” Jokowi ini terletak di Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Alasan Jokowi memilih rumah ini adalah, selain karena arsitekturnya yang khas Solo, tapi juga karena ruangan dan halamannya yang luas.

Luas rumah ini adalah sekitar 5000 meter persegi, dilengkapi dengan pagar tembok setinggi 1,5 meter. Di halamannya yang luas, terdapat air mancur kecil. Di belakang halaman itu, terdapat dua bangunan berbentuk Joglo. Di sisi kanan adalah bangunan utama berisikan perabotan rumah, sedang di sisi kiri merupakan bangunan Joglo yang ‘kosong’ yang biasa disewakan untuk resepsi pernikahan. Sedangkan di sisi bagian rumah yang lain, terdapat garasi yang bisa memuat sampai tiga mobil.

Kini Jokowi telah resmi menempati rumah dinasnya yang baru di DKI Jakarta yang telah ditinggalkan oleh gubernur sebelumnya, Fauzi Bowo. Berkaitan dengan penempatan rumah dinas yang baru,”Meskipun saya belum pernah melihatnya, tapi nanti saya tidak akan mengubah ataupun menambahi desain apapun yang ada di rumah dinas itu. Apa adanya saja. Dana yang ada bisa dianggarkan untuk kebutuhan yang lain,” Ujarnya.

 

Sumber: Berbagai sumber

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me