APERSI Harapkan 2013 Ini Kebangkitan Industri Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Big Banner

Berdasarkan catatan penjualan rumah anggota Apersi tahun 2012 lalu, masih dianggap kurang mengingat berbenturan dengan sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Rumah dijual secara nasional sebanyak 20.000 unit dan masih tersisa 80.000 unit rumah untuk MBR yang sulit untuk dijual. Dengan demikian, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) berharap agar tahun ini bisa menjadi tahun kebangkitan industri perumahan khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rumah

Ketua Umum Apersi Eddy Ganefo dalam konfrensi pers BTN Property Expo di JCC mengungkapkan,”Tahun ini bagi Apersi adalah tahun balas dendam. Karena kita tahu betapa hancurnya penjualan perumahan kami di tahun lalu. Selain itu, tahun ini adalah tahun persiapan dan antisipasi menjelang 2014, yang merupakan tahun pemilihan umum (Pemilu),”

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso yang menyatakan bahwa kenaikan harga rumah komersial akan terjadi setelah ada penetapan fix mengenai kenaikan harga TDL dan BBM yang akan berpengaruh terhadap kenaikan harga material juga bahan-bahan bangunan. Nada optimis tetap serupa dimana industri properti di Indonesia akan tetep booming sekalipun saat masa pemilu 2014 nanti.

Temukan informasi lebih lengkap mengenai rumah dijual disewakan hanya di situs pencarian properti terlengkap dan mudah, Rumahku.com Dapatkan juga info sewa apartemen dengan harga terjangkau dan pasang iklan rumah gratis. Semua hanya hadir di Rumahku.com situs pencarian properti No.1 di Indonesia.

 

Sumber : Berbagai sumber

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me