Jasa Marga Ambil Alih Jalan Tol Mangkrak

Big Banner
PT Jasa Marga (Persero) siap mengambil alih proyek-proyek jalan tol yang mangkrak di Indonesia. Hal tersebut sangat disayangkan oleh BUMN konstruksi ini.
 
“Jalan-jalan tol yang mangkrak, serahkan saja pada kami,” kata Ibnu Purwna Muchtar.
 
Ibnu mengatakan, banyak jalan tol yang mangkrak karena terkendala masalah dana. Namun menurutnya hal demikian bukanlah masalah besar.
 
“Dana kurang 2% saja bisa gak jalan proyek. Padahal, kalau soal pendanaan, perbankan dalam negeri banyak yang siap membantu supaya dana mereka (perbankan) tidak banyak yang mengendap,” ujarnya.
 
Ibnu yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet RI itu juga memiliki keprihatinan mendalam atas proyek-proyek yang kerap dibiayai dengan berhutang melalui pinjaman luar negeri.
 
“Pengalaman di Suramadu pakai dana luar negeri, sempat macet pembangunannya dua bulan,” ungkapnya. Dia pun mengimbau para pelaku usaha di sektor konstruksi untuk mengoptimalkan dana sendiri. Bukan dari hasil utang atau mengandalkan dana dari APBN. Seperti yang dilakukan oleh PT Jasa Marga (persero) Tbk dalam membangun Jembatan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sepanjang 12,7 kilometer di Bali.
 
Dari data Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan, jalan tol yang mangkrak itu antara lain Bekasi-Cawang-Kp melayu, Ungaran-Bawen (Jawa Tengah), Gempol-Pasuruan (Jawa Timur), JORR II Cengkareng-Kunciran dan Kunciran Serpong. Kebanyakan terkendala soal lahan. 
 

rumahku.com