Pengembang Apartemen dan Perumahan Banyak Lakukan Monopoli

Big Banner
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menduga banyaknya aksi monopoli yang dilakukan pengembang perumahan dan properti di tanah air. Aksi monopoli yang dimaksud adalah aturan bagi penghuni untuk menggunakan jasa kontraktor yang disediakan pengembang. Sebagian besar kontraktor yang ditunjuk tersebut merupakan anak usaha dari perusahaan pengembang. 
 
“Ini terjadi di mana-mana, apartemen terjadi, pertokoan terjadi,” kata Ketua KPPU Muhamad Nawir Messi di Jakarta. 
 
Nawir menyatakan, KPPU kini tengah mempelajari dari sisi hukum terkait masalah pembatasan penggunaan jasa kontraktor oleh para pengembang. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, jika KPPU mengangkat masalah itu ke peradilan mengingat adanya jurisprudensi yang bisa diangkat.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, KPPU tengah menyelidiki dugaan pelanggaran usaha dari salah satu pengembang perumahan di kawasan Bogor, Jawa Barat. Pengembang tersebut dituding melakukan esklusifitas pada anak usahanya dalam mengelola komplek perumahan tersebut.
 
KPPU menduga telah terjadi sistem paket (bundling) yang diterapkan oleh pengelola kawasan perumahan tesebut kepada penghuni. Akibatnya, konsumen tidak memiliki kesempatan memilih perusahaan lain karena penentuan pelayanan yang dilakukan secara sepihak.
 
“Penentuan secara sepihak, seperti listrik, kebersihan. Pembeli tidak diberi kesempatan untuk menikmati service di luar perusahaan kontrak rekanan pengelola properti tersebut,” tutupnya.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me