Baru Tiga Tahun Rumah “Tambal Sulam” Kemenpera kembali Rusak

Big Banner
Program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dinilai tidak bisa mencukupi angka kebutuhan rumah (Backlog). Karena uang Rp 6 juta yang diberikan pemerintah diduga dibelanjakan material dengan kualitas rendah oleh si penerima.
 
“Kalau tambal sulam tidak akan mengurangi permasalahan yang ada dan dengan material rumah yang kualitasnya murah tidak akan awet terkena perubahan cuaca. 3 tahun bisa rusak lagi. Bukan tidak mungkin tiga tahun lagi rumah tidak layak huni bertambah lagi,” kata anggota Komisi V DPR RI, Yasti Soepredjo Mokaogow seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Selasa (11/6).
 
Sementara itu anggota Komisi V DPR RI, Josef Nae Soi, meminta Kemenpera untuk membuat anatomi program kerja. “Mulai dari jumlah backlog perumahan sampai target yang sudah dan akan dicapai, agar diketahui output dan outcome yang jelas,” ucapnya.
 
Wakil ketua Komisi V DPR RI, Mulyadi menyebut, program perumahan swadaya belum dapat mengurangi kebutuhan rumah kalau pun ada, program pembiayaan perumahan namun hal itu belum optimal.
 
“Saya mengharapkan di tahun 2014 ada modifikasi program untuk mengatasi backlog. Pembangunan rumah baru dengan tidak mengandalkan fasilitas bank dan saya harapkan di tahun 2014 ketika dibacakan nota keuangan presiden sudah masuk,” tutupnya.
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me