BBM Naik, Pengembang Tekan Biaya Iklan

Big Banner
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah dipastikan mengalami kenaikan, membuat para pengembang properti sudah menyiapkan ancang-ancang terkait antisipasi kenaikan harga BBM subsidi. Salah satunya dengan menekan biaya iklan agar lebih efisien.
 
“Pasti kita lakukan efisiensi biaya salah satunya marketing atau biaya iklan. Biaya promosi itu tinggi 7-8% sehingga kita potong 50%,” ungkap Chairman PT Duta Putra Group Herman Sudarsono.
 
Dia menyebut, bahwa tidak ada kenaikan yang cukup berarti untuk bahan bangunan. lantaran meterialbangunan sudah naik sebelum pemerintah mengumumkan rencana kenaikan harga BBM.
 
“Harga properti naiknya tidak akan banyak. Kenaikan BBM sudah terjadi sekarang bahkan beberapa bulan yang lalu. Untuk kenaikan saya pikir tidak signifikan, isu ini sudah banyak dan barang-barang naik duluan,” ujarnya
 
Tidak hanya itu, para pengembang juga dibebankan dengan kenaikan BI Rate dari 5,75% menjadi 6%. Meskipun sampai saat ini kenaikan BI rate belum berdampak terhadap bunga kredit, namun menurutnya tahun 2014 penjualan properti akan lesu karena menjelang pemilu.
 
“Sampai sekarang belum terlalu terasa apalagi ini menjelang Lebaran dan menjelang Pemilu 2014, developer tidak akan gegabah untuk menaikkan harga properti. Pemilu pembeli properti slowdown,” tutupnya. 
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me