BBM Naik, Pengembang Sulit Buat Rumah Murah

Big Banner
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) 22 Juni 2013 sudah resmi naik. Hal tersebut akan mengancam program perumahan murah sederhana yang digulirkan Kementerian Perumahaan Rakyat (Kemenpera).
 
Developer perumahaan Puri Khahuripan, Papahan, Karanganyar, Jawa Tengah,Agung Wahyu Utomo mengatakan,pihaknyamengalami kesulitan untuk menjalankan program perumahaan murah dan sederhana yang ditetapkan Kemenpera dengan kenaikan harga BBM. 
 
lantaran dengan kenaikan BBM, pihaknya selaku developer akan mengurangi pembangunan perumahaan murah dan sederhana. Tujuannya agar manajemen keuangan yang dikelolannya bisa terjaga.
 
“Jelas program perumahaan murah sederhana Kemenpera akan terganggu dengan kenaikan harga BBM. Kami selaku pihak Developer sudah pasti akan kembali mengatur keuangan kami agar keuangan yang masuk pada kami bisa terjaga,” jelas Agung kepada Okezone,di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (21/6)
 
Lebih lanjut Agung mengatakan, sebelum ada kebijakan pemerintah memberlakukan kenaikan harga BBM, harga-harga meterial sudah mengalami kenaikan. Diprediksi, saat harga BBM sudah masuk harga jual yang baru, harga-harga material kenaikannya akan mencapai 10 persen dari harga sebelum kenaikan BBM diberlakukan.
 
“Kalau yang namannya BBM naik, semua barang akan mengikuti naik. Karena BBM adalah sesuatu yang sangat penting untuk transportasi. Saat ini harga material sudah mengalami kenaikan,nanti setelah harga baru BBM sudah berjalan, kenaikannya mencapai 10 persen,” pungkasnya. 
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me