BBM Naik, Kemenpera Antisipasi Harga Material Bangunan

Big Banner
Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pastinya akan berimbas kepada naiknya seluruh bahan pokok. Termasuk juga harga Material Bangunan. 
 
Oleh karena itu, Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera) berjanji akan mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan material terhadap terhadap program rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
“Kalau harga BBM naik, angkutan barang itu ada yang disubsidi dan ada yang tidak. Hal ini berpengaruh pada harga bangunan yang ikut terkoreksi. Ujungnya, harga rumah juga akan terkoreksi,” ujar Menteri Perumahan Rakyat, Djan Farid.
 
Djan mengatakan, meski harga rumah murah akan ikut terkoreksi,  namun masih menunggu persentase kenaikan harga BBM beserta dampaknya terhadap harga material untuk rumah murah.
 
“Jika sebelumnya harga rumah murah Rp 95 juta per unit, ke depannya kami belum tahu. Lihat saja nanti,” ujarnya.
 
Sri Hartoyo, Deputi Bidang Pembiayaan Kempera, menambahkan, kenaikan harga material ini akan menjadi perhatian serius pemerintah dalam jangka panjang. “Dalam jangka pendek kenaikan BBM ini tidak akan sampai menaikkan harga rumah murah yang sudah diatur selama ini,” kata Sri.
 
Dia menambahkan, pemerintah akan mensiasati kenaikan harga material bangunan dan tetap mempertahankan harga jual rumah dengan cara menekan kualitas finishing rumah, seperti lantai dan dindingnya.”Tahun depan baru kami akan perhatikan dampak lonjakan harga material bangunan ini terhadap harga rumah sendiri,” tutupnya.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me