BBM Naik, Harga rumah Subsidi Masih Dievaluasi

Big Banner
Seperti diberitakan sebelumnya, Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah diantisipasi Pemerintah terkait bakal berpengaruhnya pada harga sektor perumahan.Namun kenaikan harga rumah subsidi masih akan dievaluasi lebih lanjut. 
 
Deputi Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat Sri Hartoyo mengatakan, hingga kini harga rumah subsidi dipastikan masih tetap mulai Rp88 juta hingga Rp145 juta untuk rumah tapak dan Rp144 juta per unit untuk rumah susun. 
 
“Kenaikan harga rumah subsidi masih kami evaluasi. Pengaruhnya belum dalam waktu dekat,” ujar Hartoyo. 
 
Namun Hartoyo mengaku, walaupun nantinya harga rumah subsidi menhgalami kenaikan, harga akan disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat.
 
“Besaran cicilannya tetap harus sepertiga dari penghasilan,” ungkapnya.
 
Djan menjelaskan, dengan naiknya harga rumah, kemenpera sipa dengan risiko menurunnya penjualan harga rumah subsidi. Namun pihaknya, lanjut Hartoyo, akan mengantisispasi yang dilakukan dengan menurunkan kualitas bangunan rumah subsidi.Pihaknya berharap lewat RUU Pertanahan yang jika disahkan bisa ikut mengendalikan harga tanah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
“Kalau harganya disesuaikan, rumah subsidi harus dikendalikan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
 

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me