Tak Menguntungkan, Pengembang Enggan Bangun Trade Center

Big Banner
Saat ini para pengembang lebih gencar membangun pusat perbelanjaan (Mal). Hal tersebut membuat pertumbuhan trade center di Jabodetabek dinilai sudah tidak menguntungkan.
 
Menurut Senior Associate Director Retail Service dari Colliers International Indonesia Steve Sudijanto, mengatakan, karena pengelolaan trade center ditanggung pembeli, jadi perawatan bangunan menjadi tidak maksimal.
 
“Karena tidak ada kontrol dari pengembang. Pada akhirnya banyak pasokan yang kosong. Pusat perbelanjaan yang stara-title (kepemilikan ruang bertingkat) sudah mulai ditinggalkan,” ujar Steve.
 
Dia memaparkan, pembangunan pusat perbelanjaan lebih banyak diarahkan pada pengembangan dengan sistem sewa atau yang lebih dikenal dengan mall. 
 
“Pembangun seperti ini, tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi di daerah lainnya.Karena tidak ada kontrol dari pengembang, membuat perawatan kurang. Karena tidak berhasil menyewakan kembali, kios banyak terlihat kosong,” pungkasnya.
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me