Pemerintah Diminta Perbanyak Hunian Sistem Sewa

Big Banner
Pengamat Perumahan dan Permukiman dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Jehansyah Siregar menilai, pembangunan perumahan dengan sistem kepemilikan dinilai kurang tepat, karena tak berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak mempunyai kemampuan daya beli.
 
“Biaya pengadaan rumah itu mahal. Pemerintah diminta fokus pada penyediaan hunian dengan sistem sewa,” ujar Jehansyah. 
 
Jehansyah menegaskan, justru pemerintah harus mengembangkan perumahan umum yang lebih banyak. Contohnya, lanjut Jehansyah, perumahan sewa atau rumah deret yang disewakan, seperti rusunawa.
 
“Keberadaan rumah sewa tersebut dibangun di atas lahan pemerintah, dengan harga sewa yang murah. Tidak harus dibangun di tengah kota, tapi dibangun di pinggiran saja,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut dia menuturkan, saat ini banyak sekali masyarakat yang berpenghasilan rendah sulit menjangkau harga rumah sederhana atau rumah bersubsidi yang ditetapkan pemerintah. 
 
“Porsi pengadaan rumah rakyat dengan skema rumah milik sebaiknya dikurangi,” tutupnya.
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me