Dalam 3-6 Bulan Lagi KPR Naik

Big Banner
Diketahui,  Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 6,5 persen. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kenaikan suku bunga termasuk untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, kenaikan BI rate akan membuat suku bunga KPR bank pun meningkat. 
 
Ali meyakini kenaikan tersebut akan terlihat pada tiga sampai enam bulan mendatang. Karena, lanjutnya, bank saat ini masih akan mengkaji pasar dan tidak langsung menaikkan suku bunga kreditnya.  
 
Dia menjelaskan, jika suku bunga KPR naik, bank akan berkonsolidasi dengan pihak pengembang. Misalnya, pengembang memberikan penawaran untuk subsidi bunganya. Jadi, kedua pihak ini pasti akan kerja sama cari solusi.
 
“Sekalipun dalam waktu dekat suku bunga KPR naik, maka harga properti tidak akan ikut naik langsung. Lantaran, pengembang akan lebih berhati-hati agar tidak kehilangan pasar,” tukasnya.
 
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan, seharusnya suku bunga KPR tidak harus ikut naik. 
 
“BI rate naik, suku bunga KPR harusnya enggak naik,” kata Djan
 
Akan tetapi, lanjutnya, ada konsekuensi yang harus ditanggung yakni, peranan pemerintah dalam likuiditas kredit harus ditambah. 
 
“Konsekuensinya likuiditas kredit dari pemerintah harus nambah. Berapa porsinya kita belum tahu, karena harga mau naik,” sambung Djan. 
 

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me