Harga Rumah Murah Naik Jadi Rp110-120 Juta

Big Banner
Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memang berdampak pada turut melonjaknya harga material bangunan. Oleh karena itu harga rumah tapak dan rumah vertikal juga akan segera naik.Tidak hanya itu rumah murah yang ada dalam program pemerintah juga turut mengalami kenaikan. 
 
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengakui harga rumah tapak dan rumah vertikal akan naik. Namun dia belum dapat memastikan berapa kenaikan yang akan berlaku.
 
“Naik sedikit, tapi belum tahu. Belum diteken,” kata Djan.
 
Sementara itu Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia, Setyo Maharso mengaku telah mengusulkan kenaikan harga rumah tapak sederhana yang awalnya berkisar di harga Rp 88-95 juta/unit menjadi Rp 110-120 juta. Namun, kenaikan ini belum resmi diteken Menteri Keuangan mengenai pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
 
Kenaikan tersebut, lanjutnya, dipicu naiknya harga tanah dan bahan bangunan karena naiknya harga BBM bersubsidi belakangan ini. Namun menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir akan kenaikan ini.
 
“Tapi jangan khawatir kita nanti bikin terobosan. Terobosan uang mukanya bisa diangsur, lewat bank. Tenornya misalnya 20 tahun, 3 tahun pertama itu ngangsur uang muka,” tutupnya.
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me