Gaji Rp 2,2 Juta/Bulan, Bisa Kok Punya Rumah Sendiri

Big Banner
Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo mengatakan dengan upah mimimum provinsi (UMP) mencapai Rp 2,2 juta/bulan masyarakat bisa memiliki rumah pribadi. 
 
Menurutnya masyarakat bisa mendapatkan rumah dengan cara mencicil lewat program pemerintah yakni rumah murah yang ditujukan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR). 
 
“Uang muka sebesar Rp 8 juta dan cicilan Rp 300 ribu per bulan, masyarakat bisa punya rumah layak huni melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR subsidi,” kata Eddy.
 
Eddy menjelaskan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah murah saat ini masih tetap sama yakni 25 tahun sebesar Rp 7,25%.
 
” Masyarakat harusnya mampu punya rumah sendiri,” ujarnya.
 
Namun diiringi dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) Eddy menghimbau kepada pemerintah agar memberi kemudahan kepada masyarakat dengan cara menyediakan subsidi uang muka untuk mencicil rumah. 
 
Diketahui dari hasil survei Bank Indonesia menunjukkan sebagian besar konsumen (75,45%) memanfaatkan fasilitas KPR untuk membeli rumah. Pemanfaatan KPR oleh konsumen dari pengembang-pengembang tersebut membuat penyaluran KPR selama triwulan II 2013 mencapai Rp259,01 triliun atau tumbuh sebesar 12,33% lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 7,10%.
 
Berdasarkan data tersebut, dari total KPR yang dikucurkan oleh bank sejak Januari hingga Juni 2013, sebanyak 4,13% memanfaatkan FLPP dari pemerintah dan selebihnya (95,87%) melalui KPR biasa non FLPP.
 
 
 

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me