REI Usulkan DP Rumah Murah Rp1 Juta

Persatuan perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan crash program kepada pemerintah untuk pembelian rumah bersubsidi berupa uang muka Rp1 juta bagi calon konsumen dari golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 
 
Menurut Ketua Umum REI, Setyo Maharso, usulan ini untuk merespon penugasan dari Menteri Perindustrian, MS Hidayat agar pengembang bisa turut berkontribusi dalam menggerakan sektor rill.
 
“Usulan crash bagi mBR dalam memenuhi kebutuhan papan diharapkan dapat memangkas harga backlog. Selain itu, kami yakin dengan kemudahan ini akan menggairahkan, sektor rill,” ujarnya di Kantor DPP REI, Jakarta, (18/9).
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk memuluskan urusannya itu, DPP REI membutuhkan dukungan dari otoritas moneter demi meyakinkan praktisi perbankan guna melonggarkan aturan penyaluran kredit  pemilikan rumah (KPR). Dari sisi pasokan, REI meminta Menteri keuangan untuk memberikan keringanan batas PPN harga rumah bagi MBR dari Rp88 juta menjadi Rp110 juta per unit.
 
“Program ini jauh lebih memberikan jaminan keamanan bagi perbankan karena dengan DP (down payment) hanya Rp 1.000.000 dan sisanya dari total DP sebesar 10 persen akan masuk ke skema KPR. Ini lebih baik ketimbang bank mengeluarkan kredit tanpa agunan (KTA) untuk membayar uang muka pembelian properti,” jelasnya. 
 
Setyo menuturkan, dengan program uang muka Rp1 juta sudah bisa mendapatkan rumah, perbankan akan membutuhkan Surat Edaran Gubernur Bank Indonesia sebagai jaminan kepastian penyaluran KPR kepada konsumen properti.  
 
“Dalam waktu dekat REI ingin beraudiensi dengan Gubernur BI untuk meminta restu otoritas moneter dalam program tersebut,” tutur Setyo.
 
 
 

rumahku.com