Pemilu 2014, Moment Pas Buat Pengembang Genjot Penjualan Rumah

Rumahku.com, Nuansa politik tahun 2014 telah mulai dirasakan di semester II tahun 2013. Sebagian pihak melihat kegiatan Pemilu 2014 akan berdampak pada pasar properti yang akan membuat pasar ‘wait and see’. 
 
“Kalangan pebisnis relatif akan mengambil langkah tersebut untuk mengantisipasi sambil melihat perkembangan arah politik nasional yang lebih jelas,” kata Direktur Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda dalam keterangan tertulisnya, (9/12).
 
Namun di sisi lain, lanjutnya, Indonesia Property Watch melihat kegiatan politik menjelang Pemilu 2014 dapat dijadikan momen yang sangat baik untuk para pengembang dalam menggenjot penjualan perumahan dan propertinya di segmen menengah bawah, paling tidak dalam triwulan pertama tahun 2014.
 
Pembelanjaan partai dari mulai pembuatan kaos, bendera, dan atribut partai lainnya, pemasangan iklan, sampai kegiatan-kegiatan sosialisasi yang diperkirakan dapat mencapai puluhan bahkan ratusan miliar. 
 
“Belum lagi kampanye yang dilakukan para caleg yang juga akan berdampak terhadap ekonomi daerah meskipun dalam jangka waktu yang pendek,” ujarnya. 
 
Selain itu menurut Ali, meskipun berpotensi mendapat guyuran dana pembelanjaan partai, namun konsumen menengah bawah terbebani naiknya suku bunga KPR yang telah mencapai diatas 10,5% per Desember 2013 dan kesulitan pemenuhan uang muka. 
 
“Agaknya para pengembang perumahan menengah bawah dan pihak perbankan dapat menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasinya,” ungkap Ali.

rumahku.com