APERSI Pesimis FLPP Capai Target

Big Banner

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) masih menunggu keputusan harga baru dan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas rumah tapak bersubsidi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

APERSI sendiri pada tahun 2014 menargetkan 75 ribu rumah yang dapat diserap melalui KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

“Sampai Februari ini rumah yang terserap melalui KPR FLPP hanya 4800 unit dari 75 ribu unit. Kapan akan tercapainya?” kata Ketua DPP APERSI, Anton R. Santoso dalam acara pelantikan Ketua DPD APERSI di Hotel JW Marriot di Jakarta, Rabu (26/3).

Menurut Anton besaran kenaikan harga dari Dirjen Pajak dan Kementerian Perumahan Rakyat masih perlu diperiksa lagi oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Belum lagi ditambah dengan kondisi saat ini.

“Ini akan semakin akan menambah tersendatnya penyaluran FLPP. Apalagi ditambah dengan kondisi dan situasi politik saat ini kami khawatir,” ungkap Anton. 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me