Kebijakan LTV Anjlokkan Penjualan Rumah

Big Banner

Kebijakan loan to value (LTV) atau yang juga dikenal dengan nama rasio kredit terhadap nilai asset yang diagunkan dan diterapkan oleh Bank Indonesia mulai September 2013 menjadi biang keladi jebloknya penjualan properti. Kebijakan LTV ini dianggap telah menghambar masyarakat untuk membeli rumah.

Kebijakan LTV ini mengharuskan sang pembeli rumah untuk menyediakan dana sebesar 30 persen dari harga beli rumah. Kuota 30 persen ini dianggap memberatkan karena harga rumah di Jakarta yang semakin meningkat setiap tahunnya. Sebelum kebijakan LTV ini berlaku, penyediaan dana untuk uang muka hanya sekitar 5 persen saja, sehingga masih memungkinkan masyarakat untuk membeli rumah mereka.

sumber : kompas.com

Dalam laporan hasil survey Bank Indonesia, penjualan properti residensial sepanjang kuartal I 2014 hanya sebesar 15,33 persen. Angka ini menurun hampir separuhnya dari penjualan di kuartal IV 2013 yang mencapai 31,54 persen. Anjloknya penjualan properti ini terjadi pada semua tipe rumah, terutama untuk rumah-rumah dengan tipe besar. Hasil survei Bank Indonesia ini dilakukan di 16 kota besar di Indonesia.

sumber : kompas.com

Kebijakan LTV ini sendiri pada awalnya diharapkan dapat menstabilkan harga properti di masa sekarang dan yang akan datang, terutama untuk pasar rumah bersubsidi dan rumah murah non-subsidi. Kebijakan LTV ini dianggap akan efektif mengatasi rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau rumah menengah ke bawah. Jadi dengan adanya kebijakan LTV ini dapat mengendalikan harga kenaikan tanah.

Walau mempengaruhi penjualan rumah, namun kebijakan LTV ini ternyata tak berpengaruh terhadap penjualan apartemen di Indonesia. Hingga kuartal I 2014 ini, sebanyak 94 persen pasokan apartemen eksisting telah ludes terjual. Bahkan untuk apartemen yang masih dalam proses konstruksi saja, tingkat serapan pasarnya sudah mencapai 70 persen dari total pembangunan sebanyak 62.197 unit. Fakta ini didapatkan dari Associate Director Research Colliers International Indonesia saat memaparkan di Jakarta Market Outlook (7/4) silam.

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga, GRATISdi Rumahku.com!

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me