Ini Sebabnya Pengembang Tak Minat Bangun Rumah Murah

Big Banner

Buruknya koordinasi antara lembaga pemerintah dinilai membuat penyediaan rumah murah sangat terhambat. Kebijakan-kebijakan yang diambil seringkali membuat pasar rumah murah menjadi bingung dan tanpa arah karena sangat rentan dengan kebijakan pemerintah.

Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan,  jangan salahkan pengembang rumah murah bila lambat laun tidak berminat untuk memproduksi rumah murah karena banyaknya aturan dan ketidaksinkronan kebijakan Kementerian Perumahan Rakyat yang merencanakan penghapusan subsidi untuk Rumah Sederhana Tapak (RST) pada tahun 2015.

Kebijakan tersebut menurut Ali menjadi tidak ada artinya, karena selalu bersifat tambal sulam dan kontraproduktif.

“Karenanya sangat dibutuhkan sebuah Badan Pelaksana Perumahan seperti diamanatkan UU No. 1 PKP tahun 2011 yang sampai saat ini setelah 3 tahun belum juga ada Peraturan Pemerintah yang mengaturnya,” katanya seperti dikutip dalam laman Kemenpera, Sabtu (14/6).

Lebih lanjut, Badan ini sebagai badan yang dapat melakukan fungsi koordinasi lintas kementerian sehingga kebijakan sektor perumahan yang diambil lebih sistematik dan jelas arahnya.

“Belum adanya road map yang jelas di sektor perumahan rakyat pun menjadi sebab terjadinya kebijakan-kebijakan tambal sulam yang seharusnya tidak terjadi,” ucapnya.

 

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga, GRATIS di Rumahku.com!

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me