Pemerintahan Baru Diharapkan Bisa Tuntaskan Backlog

Big Banner

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, angka backlog pemerintah yang disebut-sebut sebesar 15 juta unit rumah sampai saat ini dibiarkan hanya sebatas angka yang setiap kali disebutkan tanpa ada solusi untuk mau memperbaikinya.

Ali menyebut saat ini pemerintah mengandalkan pihak swasta untuk membangun rumah dan menyelesaikan target yang seharusnya menjadi kewajiban pemerintah.

“Kehadiran pemerintah dalam penyediaan rumah rakyat hampir tidak maksimal. Pembentukan Badan Pelaksana Perumahan yang akan mengelola bank tanah di dalamnya seharusnya segera dibentuk agar tidak terlambat,” ucapnya seperti dikutip dalam laman resmi IPW, Kamis (28/8).

Lebih lanjut Ali mengungkapkan, harga tanah dan rumah untuk rakyat makin tidak terkendali karena disebabkan kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

“Pemerintah yang baru diharapkan dapat memberikan harapan bagi sebuah kemerdekaan untuk rakyat melalui perumahan rakyat yang layak dan terjangkau,” jelas Ali.

Selain itu, tambahnya, Kementerian Perumahan Rakyat yang ada saat ini belum dapat melakukan tugasnya dengan baik dikarenakan sulitnya koordinasi diantara lembaga negara yang ada.

“Masalah perumahan rakyat sangat kompleks dan sangat terkait kementerian-kementerian lain diluar Kementerian Perumahan Rakyat,” ujarnya.

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga,GRATIS di Rumahku.com!

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me