Sepi Peminat, Jokowi Akan Tingkatkan Integritas Kenyamanan Penghuni Rusunawa

Presiden terpilih untuk masa jabatan 2014-2019, Joko Widodo, mengungkapkan guna membangun sebuah blok rumah susun sewa atau rusunawa dengan tinggi enam lantai memakan biaya senilai Rp 20 milyar. Hal ini diungkapkan Jokowi saat selesai meresmikan pembangunan rusunawa Rawa bebek, Cakung, Jakarta, Rabu (10/9) seperti informasi yang dirangkum Rumahku.com.

Rencananya, pembangunan rusunawa ini juga akan dilengkapi dengan berbagai akses yang memudahkan penghuninya. Hal ini dilakukan dalam rangka menarik perhatian para masyarakat untuk menghuni rusunawa yang sudah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Beragam rusunawa tersebut akan dikembangkan secara terintegritas dengan penempatan akses transportasi publik yang baik, ruang komersial yang aktif dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

“Biaya untuk bangun satu blok rusunawa Rp 20 milyar,” beber Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta ini mengatakan peminat rusunawa tinggi saat proses pembangunannya, namun saat rusunawa tersebut selesai kontruksinya, peminatnya menjadi berkurang drastis.

“Di Marunda kosong karena enggak ada yang huni. Padahal, saat dibangun, banyak peminatnya. Tapi karena enggak terintegrasi jadinya kosong,” tambah Jokowi. 

Rusunawa yang berlokasi di Rawa Bebek sendiri dibangun di atas lahan seluar 17,8 hektare dengan terdiri dari 2.090 unit. Dengan totoal 14 blok masing-masing 6 lantai sebanyak 1.520 unit, dan dua blok lagi masing-masing sebanyak 570 unit.

 

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga,GRATIS di Rumahku.com!

rumahku.com