Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Big Banner

Tahukah Anda ada hal bersejarah apa di hari ini? Ya, bangsa Indonesia hari ini, Rabu (1/10) kembali merayakan Hari Kesaktian Pancasila. 

Pancasila memiliki makna yang penting untuk sejarah perjalanan Bangsa Indonesia karena hal inilah, Pancasila dijadikan sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui simbol Pancasila ini, segala tindak tanduk dari orang-orang yang termaktub sebagai warga negara Indonesia haruslah berlandasakan prinsip dan nilai-nilai yang terkandung pada semangat pancasila.

Pada Hari Kesaktian Pancasila menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Hal ini menjadi penting bagi generasi muda bangsa ini sehingga memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri yang tinggi terhadap sejarah pembentuk kehidupan negara berbangsa dan bernegara.

Penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila berawal dari insiden yang terjadi pada tanggal 30 September 2014. Indisiden ini masih menjadi perdebatan di lingkungan adademisi mengenai siapa penggiatnya dan motif apa yang ada di belakang hal ini. Namun otoritas militer dan kelompok religious saat ini menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan ulah PKI dalam rangka mengubah Pancasila menjadi ideologi bagi kaum komunis.

Pada insiden ini, 6 orang jenderal dan satu kapten serta beberapa orang lainnya tewas oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta terhadap bangsa mereka sendiri. Para Pahlawan Revolusi yang tewas dalam insiden tersebut adalah Jend. TNI Anumerta Achmad Yani, Letjen. TNI Anumerta Suprapto, Letjen. TNI Anumerta S. Parman, Letjen. TNI Anumerta M.T. Haryono, Mayjen. TNI Anumerta D.I. Panjaitan, Mayjen. TNI Anumerta Sutoyo S, dan Perwira Pertama Kapten CZI TNI Aumerta Pierre Tandean.

Selanjutnya, setiap tanggal 1 Oktober diadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasia. Seperti halnya tahun ini, upacara Hari Kesaktian Pancasila diadakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, yang dihadiri oleh Presiden Terpilih, Joko Widodo.

Selain Jokowi turut hadir juga Panglima TNI, Jenderal Modeldoko, Kapolri Jenderal Sutarman dan para pimpinan lembaga. Upacara ini juga dihadiri oleh peserta upacara seperti anggota TNI seluruh angkatan, anggota POLRI, siswa SD, SMP, pramuka dan sejumlah organisasi kepemudaan.
 

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga,GRATIS di Rumahku.com!

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me