Semakin Mahal, Ruko Baru di Depok Bergeser Dari Margonda

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Koridor Jl Margonda Raya semakin berkembang menjadi pusat bisnis dan komersial Kota Depok, Jawa Barat. Sepenggal ruas jalan sepanjang 5 km itu kini sesak dengan ruko, apartemen, pusat belanja, dan mal. Terminal dan kantor pemerintahan juga berdesakan di situ. Perkembangan ini membuat harga properti di koridor itu semakin meroket.

Ruko Grand Depok City

Ruko Grand Depok City

Harga tanah Jl Margonda saat ini berkisar Rp15-20 juta/m2. Ruko yang ditawarkan rata-rata mencapai Rp4 miliaran/unit.  Ruko 4,5 lantai (277 m2) lokasinya satu deretan dengan Kantor Pemkot Depok ditawarkan Rp4,5 miliar. Di Jl Juanda, akses menuju jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago),harga rukonya juga bergerak naik rata-rata Rp3 miliaran/unit.

Karena itu pembangunan ruko sekarang bergeser ke Jl Kartini dan Jl Kelapa Dua. Di dua kawasan ini harga rukonya sekitar Rp2 miliaran, bahkan kurang. Ruko tiga lantai (136 m2) di Grand Depok City (GDC) Jl RA Kartini harganya Rp2-2,8 miliar. Ruko dua lantai ditawarkan Rp1,8 miliar. Bahkan di pasar seken ada yang menjual tipe 178 m2 (2 lantai) seharga Rp1,9 miliar. Di Pancoran Mas di Jl Kartini harganya kurang lebih sama. Tipe 166/56 (2,5 lantai) Rp2,2 miliar.

“Pergeseran ini tidak dapat dihindari, karena itu ruko De Caspia dan Verbena diminati konsumen. Selain harganya kompetitif, lokasinya di Jl Bulevar dan parkirnya luas,” ujar Tony Hartono, GM Marketing GDC.

Di Kelapa Dua harganya lebih kompetitif. Di Jl Akses UI Kelapa Dua, ruko 3,5 lantai, bangunan 700 m2, tanah 275 m2 (gandeng) ‘hanya’ Rp3,8 miliar. Sementara di perumahan Nurul Fikri (Jl Lucky Abadi-Lafran Pane), tipe 135/72 (2 lantai) Rp1,5 miliar. Pras

housing.estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me