Tahun 2014, Adhi Persada Luncurkan 5 Proyek Baru

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Adhi Persada Properti (APP) tahun ini ngebut meluncurkan beberapa proyek baru. Anak usaha BUMN bidang konstruksi PT Adhi Karya Tbk itu mengembangkan lima proyek apartemen yang berlokasi di Jabodetabek, Yogyakarta, dan Surabaya. Kelima proyek tersebut adalah Grand Dhika Jatiwarna (Bekasi), Grand Dhika Mansion (Pejaten), Grand Dhika Pasteur, Taman Melati Sinduadi dan Taman Melati Sarjito, Yogyakarta.

“Beberapa diantaranya sudah mulai dikenalkan ke pasar tapi belum diluncurkan secara resmi,” ujar Pulung Prahasto, Direktur Pengembangan & Penjualan APP, kepada housing-estate.com, Kamis (11/9) di Jakarta.

Grand Dhika Jatiwarna merupakan proyek mixed use (superblok) seluas 3,8 ha yang dikembangkan di Jl Wibawa Mukti, Bekasi, tidak jauh dari exit tol Jatiwarna di ruas tol JORR Taman Mini-Cikunir. Di sini akan dibangun apartemen, perkantoran, hotel, townhouse, komersial, dan mal. Proyek ini dirancang sebagai alternatif perkantoran dan apartemen di Jl TB Simatupang yang harganya sudah tinggi. Tahap pertama dibangun apartemen yang pemasarannya sudah dilakukan setelah lebaran lalu.  Apartemennya dua tower setinggi 25 lantai terdiri atas 1.700 unit. Tipenya studio (22 m2), 1bedroom (1BR), dan 2BR. Harga perdana sekitar Rp16 juta/m2.

1624 Taman Melati Sinduadi Yogyakarta

Grand Dhika Mansion (2,2 ha) yang dikembangkan di Jl Siaga Raya Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mencakup lowrise & higrise apartment seharga mulai Rp2,5 miliar. Paling kecil tipe 2BR (110 m2).  Di Yogyakarta APP mendahulukan pemasaran Taman Melati Sinduadi, sementara Taman Melati Sarjito akan menyusul di belakangnya tetapi akan diluncurkan tahun ini juga.

Pulung menjelaskan, Taman Melati merupakan brand yang dipakai untuk apartemen single & twin tower yang dikembangkan APP dekat kampus perguruan tinggi negeri ternama. Sedangkan proyek mixed use menggunakan brand Grand Dhika. Taman Melati Sinduadi (5.000 m2) yang dibangun di seberang Fakultas Teknik UGM menawarkan 781 hunian tipe studio (22 m2) dan studio modular (bisa digabung).

Menurut Pulung, apartemen 30 lantai itu sudah terpesan 55 persen. Harganya sekitar Rp15-16 juta per meter persegi. Taman Melati Sarjito di dekat kampus Fisipol UGM lebih pendek (10 lantai). Jumlah huniannya 640 unit. “Kami mengembangkan apartemen dekat perguruan tinggi negeri ternama karena potensi pasar besar, anak-anak dari kalangan menengah dan menengah atas banyak berkuliah di sana,” katanya.

Peluncuran lima apartemen baru tersebut akan menambah portofolio proyek APP yang sudah dipasarkan sebelumnya. Yakni Grand Dhika City Bekasi (10 ha), Taman Melati Jatinangor (Bandung), Taman Melati MERR Surabaya, dan Taman melati Margonda Depok. APP masih punya simpanan empat lokasi lagi yang siap dikembangkan dua tiga tahun ke depan, antara lain di Malang (2 lokasi dekat kampus Universitas Brawijaya), Kuta-Bali. “Lima tahun ke depan target kami APP jadi 10 besar pengembang di Indonesia,” imbuh Pulung. Pras

housing.estate.com