Intiland Pasarkan Pergudangan Dekat Bandara Soetta

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Intiland Development Tbk, pengembang kawasan Aeropolis (105 ha) di Jl Marsekal Suryadarma, sekitar 1 km dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, mulai merambah sektor pergudangan (warehouse). Intiland mengembangkan Aeropolis Commercial Park (30 ha) yang mencakup 440 unit gudang. Dari jumlah tersebut pada tahap pertama baru dipasarkan 27 unit. Peluncuran Aeropolis Commercial Park akan dilangsungkan Kamis (11/9) di Jakarta.

Menurut Samin Tedja, Marketing Manager Aeropolis, ada empat tipe yang ditawarkan, 9×30, 12×30, 15×30, dan 15×36 meter. “Bangunan dua lantai, paling kecil 270 m2 seharga Rp3,4 – 6,8 miliar. Pembangunannya akan dimulai Maret 2015,” kata Samin kepada housing-estate.com, Selasa (9/9) di Jakarta.

Aero polis commercial park 1

Pengembangan pergudangan itu mengantisipasi perkembangan bisnis di sekitar bandara akibat meledaknya jumlah penumpang pesawat. Tahun 2013 jumlah penumpang pesawat di Bandara Soetta sekitar 60 juta orang dan tahun ini diperkirakan mencapai 64 juta. Rencananya Angkasa Pura, pengelola Bandara Soetta, akan mengembangkan terminal 4 yang dibangun di lokasi Soewarna Business Park (SBP).

Jika rencana ini terlaksana dan SBP dirobohkan maka akan ada kebutuhan gudang cukup besar yang disuplai dari kawasan sekitar bandara. Pergudangan ini terutama dibutuhkan oleh bisnis jasa pengiriman barang atau kargo yang semakin semakin berkembang. “Permintaannya cukup besar, selain itu lokasi pergudangan di sekitar bandara saat ini  belum ada yang strategis seperti Aeropolis,” imbuhnya.

Selain pergudangan Intiland sudah membangun Aeropolis Residence (AR) tahap 1 & 2 sebanyak 11 tower. Dari 1.400 unit hunian yang terjual, 600 unit diantaranya sudah dihuni. Kini tengah dibangun AR 3 (3 tower) sebanyak 482 unit per tower. Proyek ini salah satu penyumbang pendapatan terbesar bagi perusahaan. Menurut Archid Notopradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland,  Aeropolis memberi kontribusi 30 persen dari pendapatan Intiland sebesar Rp1,2 triliun. Yudis

housing.estate.com